SELAMAT DATANG...!!!

SELAMAT DATANG DI WEBBLOG KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT. WEBBLOG INI MERUPAKAN MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI BAGI ANDA UNTUK MENGENAL LEBIH DEKAT KABUPATEN LUMAJANG DARI BERBAGAI ASPEK DIANTARANYA PELAYANAN MASYARAKAT, POTENSI WILAYAH, SARANA-PRASARANA, DAN BEBERAPA INFORMASI LAINNYA YANG BISA ANDA SERAP.. SELAMAT MEMBACA...!!

SLOGAN

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!

SPANDUK

SPANDUK

BERITA UTAMA

Latest Post

Pasar Ramadhan, Ramaikan Awal Puasa


Alun-alun Kota Lumajang yang menjadi pusat keramaian bagi masyarakat Lumajang, diramaikan dengan banyaknya pedagang penjual menu masakan buka puasa dan pedagang lainnya ikut meramaikan kegiatan pasar Ramadhan yang dilaksanakan selama bulan puasa ini atau hingga 27 Juli 2014.

Setiap tahun diadakan pasar ramadhan yang dilaksanakan selama satu bulan penuh, dan alun-alun kota Lumajang untuk setiap tahunnya di ramaikan oleh pasar Ramadhan ini. Pasar Ramadhan ini untuk memeriahkan dan menyemarakkan bulan suci Ramadhan yang merupakan bulan penuh barakah dan maghfirah serta memberi dorongan dan kesempatan bagi warga masyarakat yang menyediakan menu untuk berbuka puasa. Jarang kita jumpai di hari-hari biasa jajanan menu buka puasa seperti yang ada di pasar Ramadhan dari minuman dan lauk pauk untuk berbuka puasa.

Keberadaan pasar ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada warga masyarakat Lumajang, berbelanja dan membeli menu buka puasa yang disenangi serta lebih khusus lagi kepada kaum muslimin dan muslimat yang sedang melaksanakan ibadah puasa ramadhan.

Bupati mengatakan bulan suci ramadhan sangat banyak mengandung barokah, untuk itu kita dianjurkan agar banyak meningkatkan amal ibadah kita dan berlomba-lomba untuk berbuat kebijakan.

Masyarakat diharapkan memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan masing-masing sesuai dengan motto Kabupaten Lumajang "ATIB BERSERI", Aman, Tertib, Bersih, Sehat, Indah, Asri dan dilaksanakan secara Optimal.

"Saya mengimbau seluruh kaum muslimin dapat menunaikan ibadah puasa dengan sungguh-sungguh, sehingga Allah SWT akan mencurahkan rahmat, maghfirah-Nya kepada kita sekalian," katanya.

Bupati juga mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci ramadhan. Begitu juga pedagang yang menjual aneka makanan dan minuman tidak berjualan di tempat-tempat umum dan terbuka pada siang hari.

Sementara Kadin Perindustrian dan Perdagangan Kab. Lumajang, Drs. Agus Eko mengatakan, rencana pihaknya akan membuka pasar murah bertepatan dengan awal puasa Ramadhan selain di pusat Kota juga di 21 kecamatan. Namun karena dalam suasana pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden 2014 sehingga kegiatan pasar murah akan digelar usai pemilu itu. Dan akan digelar pada 11 Juli mendatang. (anam/ kim-infopublik lmj)

Jelang Ramadhan, PPCI dan KIM Perhatikan Kesehatan Masyarakat Lumajang


Menjelang bulan Ramadhan 1435 H, Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) Kab. Lumajang dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Sinar Harapan menggelar kegiatan bhakti sosial berupa Pemeriksaan/ Screening Mata, Pijat, dan Sanorah (Sadar Donor Darah) secara gratis. Yang mana dalam kegiatan Bhakti Sosial ini kita bekerjasama dengan Lions Club koordinator Prov. Jatim, tim medis dari Klinik Tritya Surabaya, UDD. PMI kab. Lumajang dan Saudara kita penyandang cacat yang punya keahlian khusus memijat.

Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin setiap 3 bulan sekali dari Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) Kab. Lumajang dan KIM Sinar Harapan, dimana kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini juga di dukung oleh Paguyuban Penyandang Cacat Kab. Lumajang, FKPSM (Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat) Kec. Tekung, dan Karang Taruna Setya Bhakti Desa Tukum. Kegiatan bhakti sosial ini diselenggarakan selama 2 hari, yakni pada Sabtu (28/6/2014) di Balai Desa Munder Kec. Yosowilangun Kab. Lumajang dan pada Minggu (29/06/2014) di MTS Negeri Lumajang.

Kegiatan tersebut dibuka dan diawali oleh penyampaian beberapa tips dan cara menjaga dan merawat kesehatan mata, yang disampaikan oleh dr. Armanto selaku tenaga medis spesialis mata dari Klinik Tritya Surabaya. Dikarenakan Mata sebagai indera penglihat tentunya sangat berperan penting dalam menjalankan aktivitas untuk melihat benda-benda disekeliling kita dengan jelas.

Kegiatan diikuti kurang lebih 155 pasien dari usia anak-anak sampai dewasa. Dari 104 pasien yang terdata, ada 49 pasien yang terdeteksi mata katarak dan pasien mata daging tumbuh. Pengobatan melibatkan 1 dokter ahli mata dan 14 relawan dari Klinik Mata Tritya Surabaya. Tak hanya pemeriksaan medis, apabila hasil diagnosa menyebutkan kondisi penglihatan pasien bermasalah, PPCI Kab. Lumajang bisa merujuknya untuk melakukan tindakan operasi bersubsidi ke Klinik Tritya Surabaya. Dan bagi pasien yang mengalami keluhan gangguan penglihatan dalam membaca, pihaK Lions Club Prov. Jatim memberikan kacamata mata bersubsidi bagi pasien sesuai resep dokter yang memeriksa.

"Kegiatan ini diselenggarakan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam menangani keluhan kesehatan khususnya pada mata", pungkas ali muslimin selaku Ketua PPCI Kab. Lumajang

Untuk Kegiatan SANORAH (Sadar Donor Darah), UDD PMI Lumajang mendapatkan 15 Kantong darah, dan 6 orang calon pendonor di nyatakan gagal, karna tidak lolos persyaratan donor. "digelarnya SANORAH jelang puasa ini, diharapkan hasil darah yang berhasil diperoleh bisa membantu mencukupi persediaan darah selama bulan puasa ini, dikarenakan menurunnya jumlah pendonor di saat puasa". Ujar Saiful selaku ketua KIM Sinar Harapan.

Kami berharap untuk kedepannya kegiatan ini akan bisa di adakan di Kabupaten Lumajang, dan untuk  membantu masyarakat Kabupaten Lumajang mengatasi keluhan kesehatan mata yang di derita. (anam/ kim-infopublik lmj)

Jelang Ramadan, Polres Lumajang Musnahkan Miras Dan Narkoba


Jelang Ramadan, Polres Lumajang musnahkan sebanyak 1.042 botol barang bukti minuman keras (miras) berbagai merek dan narkotika di depan Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jalan Alun-alun Utara, Kamis kemarin (26/6/2014) usai pelaksanaan Upacara Hari Anti Narkoba Internasional tahun 2014. Ribuan barang bukti itu merupakan hasil operasi cipta kondisi yang dilakukan jajaran Polres Kabupaten Lumajang jelang bulan puasa tahun 2014.

Proses pemusnahan barang bukti yang dilakukan di depan Halaman Kantor Pemkab. Lumajang itu, dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP. Singgamata. S.IK dan dilakukakan bersama  Wakil Bupati Lumajang Drs H. As’at M.Ag, Dandim 0821 Lumajang Letkol. Inf. Akhyari, S.IP, Sekda Lumajang dr. Buntaran Suprianto, M. Kes, Ketua DPRD Lumajang Agus Wicaksono, S.Sos Kepala BNNK Lumajang, Wuwuh Priwibowo, Kadin KesehatanSulsum Wahyudi M.KM serta pejabat lainnya

Pemusnahan sejumlah 1.042 botol barang bukti minuman keras (miras) berbagai merek dan narkotika "Ini adalah hasil operasi cipta kondisi jelang bulan puasa tahun 2014. Dan pemusnahannya dilakukan secara terpadu di depan halaman Kantor Pemkab. Lumajang hari Kamis ini," terang Kapolres Lumajang, AKBP. Singgamata S. IK.

Gelar operasi cipta kondisi jelang Ramadan ini, menurut AKBP. Singgamata, merupakan bentuk tanggung jawab dan pengabdian polisi kepada masyarakat. "Memang saya telah memerintahkan kepada seluruh Polres dan Polsek jajaran untuk tetap waspada dan rutin menggelar operasi jelang bulan puasa."

"Lakukan terus kegiatan rutin dan harus ditingkatkan, tidak hanya kring reserse saja yang tetap harus dijalankan, operasi cipta kondisi tetap terus dilakukan secara rutin jelang puasa, khusus untuk masalah miras, judi dan narkoba," tambah Kapolres Singgamata.

Operasi cipta kondisi, kata dia, harus tetap dilakukan agar wilayah Kabupaten Lumajang agar tetap aman dan kondusif. "Kita harus sebisa mungkin mencegah adanya sweeping dari kelompok-kelompok masyarakat, karena kurangnya perhatian polisi terhadap rumah-rumah hiburan yang tetap buka dan peredaran miras selama bulan puasa."

"Kita harus melakukannya lebih dahulu sebelum ada sweeping dari ormas-ormas tertentu. Kita juga harus mengumpulkan pemilik rumah hiburan, tokoh masyarakat dan ulama, agar ikut serta menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Lumajang," tambahnya. (anam/ kim-infopublik lmj)

BNNK Lumajang Gelar Upacara Hari Anti Narkoba Internasional


Hari Anti Narkoba International (HANI) yang jatuh pada tanggal 26 Juni seluruh bangsa dunia setiap tahunnya memperingati. Peringatan ini merupakan bentuk keprihatinan seluruh dunia terhadap permasalahan penyalagunaan narkoba yang belum dapat diselesaikan. Badan Narkotika Nasional Kabupaten Lumajang (BNNK) menggelar Upacara dalam Hari Anti Narkoba Internasional 2014, di halaman kantor Pemkab. Lumajang, kamis kemarin(26/06/2014) pagi pukul 08.00 WIB.

Upacara diikuti oleh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang, TNI, POLRI dan pelajar dengan tema "Pengguna narkoba dapat dicegah dan direhabilitasi"

Upacara yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lumajang, Drs. H. As’at M. Ag dihadiri oleh Kapolres Lumajang AKBP. Singgamata. S.IK, Dandim 0821 Lumajang Letkol. Inf. Akhyari, S.IP, Sekda Lumajang dr. Buntaran Suprianto, M. Kes, Ketua DPRD Lumajang Agus Wicaksono, S.Sos Kepala BNNK Lumajang, Wuwuh Priwibowo, Kadin KesehatanSulsum Wahyudi M.KM serta pejabat lainnya.

Wakil Bupati Lumajang As'at selaku Inspektur upacara menyampaikan sambutan dari Kepala BNN bahwa pemberantasan Narkoba yang terjadi saat ini mengalami peningkatan yang cukup baik, hal ini terbukti banyakterbongkarnya kasus kasus narkoba. Sesuai data dalam kurung waktu 4 tahun terkhir 108.701 kasus kejahatan narkoba sudah terbongkar dengan jumblah tersangka sebanyak 134.117 orang.

Selain pemberantasan, dalam hal pencegahan saat ini terus dilakukan sosialisasi akan dampak bahaya narkoba terutama untuk generasi muda Indonesia. ditengah sambutanya, wakil bupati juga menyampaikan beberapa permasalahan yang harus dihadapi bersama sama yaitu, permasalahan pemulihan atau rehabilitasi bagi para korban narkoba, Indonesia yang memiliki keterbatasan pelayanan bagi para pengguna yang semakin tahun korban narkoba semakin bertambah menjadi kendala untuk proses rehabilitasinya.

Persoalan kedua peredaran gelap narkoba dengan jumblah tersangka dan barang bukti yang cukup besar, namun hasil tersebut masih relatif kecil dibandingkan dengan jumblah narkoba ilegal yang beredar dimasyarakat, diharapkan penegak hukum harus lebih peran aktif untuk memetakan siapa yang perlu dipenjara atau siapa yang harus direhabilitasi saja.

Wabup As’at mengajak pola fikir dikalangan masyarakat mulai saat ini berubah, dari yang berfikir pengguna narkoba adalah penjahat, menjadi pengguna narkoba adalah orang yang sakit yang harus diobati atau direhabilitasi.

Dalam peringatan Hari Anti Narkoba International dihalaman kabupaten Lumajang, juga digelar penghangusan 1.042 botol minuman keras hasil sitaan polres Lumajang. Penandatangan berita acara penghangusan ditanda tangani oleh Wakil bupati Lumajang, Ketua DPRD Lumajang dan Kapolres Lumajang. yang sebelum penandatanganan Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk mengatakan " NO narkoba dan NO minuman keras ".(anam/ kim-infopublik lmj)

Jelang Puasa, Pemkab Gelar Kerja Bhakti


Seluruh umat muslim khususnya di Indonesia yang sebentar lagi akan memasuki Bulan suci Ramadhan, Menyambut bulan penuh berkah itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan kegiatan kerja bhakti dengan membersihkan lingkungan taman pemakaman umum yang terletak di Kelurahan Jogoyudan, Jum’at (27/06/2014).

“Dengan kerahkannya seluruh Kepala SKPD dan karyawan/ karyawati Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam kegiatan kerja bhakti tersebut, yang juga melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan taman pemakaman umum Kelurahan Jogoyudan, di karenakan TPU Kelurahan Jogoyudan ini merupakan TPU terluas yang terletak ditengah-tengah kota,” terang Yuli Haris selaku Kasubag. Informasi Bagian Humas Setda Kab. Lumajang.

Yuli mengatakan melalui kegiatan bersih-bersih ini, warganya menginginkan kondisi lingkungan taman pemakaman umum ini menjadi bersih agar saat melakukan aktivitas nyekar atau tabur bunga di bulan suci Ramadhan dan lebaran Idul Fitri nanti, warga menjadi lebih nyaman.

Ia juga mengatakan, mengacu pada ajaran agama Islam bahwa kebersihan merupakan pangkal ibadah. Oleh sebab itu, menjaga kebersihan lingkungan di wilayah itu merupakan hal yang harus dilakukan, tidak hanya menyambut bulan suci saja, melainkan setiap saat kelestarian lingkungan mutlak harus dipelihara. Mengingat keberhasilan Kabupaten Lumajang meraih penghargaan Adipura Kencana, Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) dan penghargaan lain yang diterima oleh Kabupaten Lumajang, yang telah disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang Nurul Huda. “Hari ini,  Wakil Bupati Lumajang menerima piala Adipura dan penghargaan SLHD di Istana Wakil Presiden yang diserahkan oleh Wakil Presiden Budiono,” kata Nurul ketika dikonfirmasi, Kamis (5/6/2014).

“Menghadapi bulan pengampunan ini tidak hanya bersih hati saja dan memohon ampunan akan tetapi juga bersih lingkungan karena kebersihan juga merupakan pangkal ibadah,” tambah Yuli.

Bupati Lumajang, DR. H. Sjahrazad Masdar, MA sebelumnya telah mengimbau kepada Kepala SKPD dan karyawan/ karyawati Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk bersiap melakukan kegiatan kerja bakti tersebut. Pasalnya, dalam bulan suci nanti, warga beristrihat dari kegiatan kerja bakti yang telah menjadi rutinitas selama ini. Karena tidak akan mungkin saat tengah berpuasa tetap memaksakan diri untuk melakukan berbagai aktivitas kerja bhakti juga kegiatan berat lainnya. (anam/ kim-infopublik lmj)

Hari Lingkungan Hidup Lumajang Banyak Raih Penghargaan


Gubernur Propinsi Jawa Timur, DR. H. Soekarwo menyerahkan penghargaan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) kepada 22 Kabupaten/ Kota, 12 tokoh Pelestari Lingkungan Hidup di Jatim. Mereka terdiri dari 3 perintis lingkungan, 8 penyelamat lingkungan dan 1 pembina lingkungan). Penghargaan berupa piagam, trophy, dan tabungan Rp 5 juta.

Penghargaan juga diberikan kepada 117 sekolah penerima adiwiyata yang secara simbolis diserahkan kepada 36 Kepala Sekolah Penerima Adiwiyata, 12 Kepala Desa/Lurah Desa Bersemi Kategori Mandiri, serta 9 Pelaksana Pelaporan Pengelolaan Lingkungan Hidup Terbaik yang secara simbolis diserahkan kepada 3 Perusahaan Pelaksana Pengelolaan Lingkungan Hidup Kategori Terbaik (PT Pertamina Hulu Energi WMO Gresik, PT. Karya Dibya Mahardika, PT Ispatindo Sidoarjo). Perusahaan Pelaksana Pengelolaan Lingkungan Hidup Kategori Terbaik itu diserahkan gubernur untuk kalangan industri yang diwakili oleh General Manager Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) Boyke Pardede.

Rabu kemarin (25/6/2014), bertempat di Pantai Kenjeran – Surabaya. Pada acara  Peringatan Hari Lingkungan Hidup yang digelar Pemprov. Jatim, merupakan suatu kebanggaan bagi Kabupaten Lumajang sendiri. Pasalnya dalam kesempatan kali ini, Kabupaten Lumajang mendapatkan penghargaan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) dan penghargaan bergengsi lainnya. Yang mana penyerahan piala penghargaan ini serahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, DR. H. Soekarwo kepada Bupati Lumajang, DR. H. Sjahrazad Masdar, MA, Kepala sekolah dan aktifis lingkungan lainnya yang berasal dari Kabupaten Lumajang.

Keberhasilan Lumajang meraih Adipura Kencana ke-9 dan penghargaan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang Nurul Huda. “Hari ini,  Wakil Bupati Lumajang menerima piala Adipura dan penghargaan SLHD di Istana Wakil Presiden yang diserahkan oleh Wakil Presiden Budiono,” kata Nurul ketika dikonfirmasi, Kamis (5/6/2014).

Piala Penghargaan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kabupaten Lumajang dan penghargaan lainnya diberikan kepada melalui serangkaian penilaian. Bahkan, Tim dari Kementrian Lingkungan Hidup telah mengunjungi beberapa lokasi yang menjadi obyek penilaian baik secara terang-terangan maupun secara diam-diam. Tim  melakukan penilaian secara khusus dan tidak mau diarahkan.

Dari hasil penilaian, kemudian diklasifikasikan berdasarkan parameter dan kriteria, yang mana diantaranya Penghargaan lain yang diperoleh oleh kabupaten Lumajang adalah Kalpataru yang diterima oleh KPRA KALIPOK Candipuro mendapatkan penghargaan sebagai penyelamat lingkungan, Aa’ Abdullah sebagai pemerhati lingkungan, penghargaan Adiwiyata diberikan kepada SMPN 2 Tempeh. untuk tingkat Kelurahan, Kabupaten Lumajang yaitu Kelurahan Ditotrunan memperoleh penghargaan Desa Berseri Mandiri kemudian desa Dawuhan Lor mendapatkan penghargaan Desa Berseri Madya. Untuk penghargaan Desa Berseri Pratama diraih oleh Desa Kedungrejo Kecamatan Rowokangkung Lumajang.

Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang, Eddy Hozayni mengatakan, Kabupaten Lumajang tidak bisa dipungkiri mempunyai kualitas yang baik dalam menangani lingkungannya. Dan, tentunya masyarakat Lumajang sangat bersyukur atas diraihnya penghargaan Adipura Kencana, Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) dan penghargaan lain yang diterima oleh Kabupaten Lumajang. Dengan penghargaan ini, Kabupaten Lumajang seakan diingatkan untuk tidak boleh berhenti untuk terus mempertahankan prestasi menyelamatkan, memperhatikan, merawat dan menjaga lingkungan dari tahun ke tahun sehingga Kabupaten Lumajang semakin baik ke depannya.

Dengan diraihnya berbagai penghargaan yang diterima oleh Kabupaten Lumajang pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2014 kali ini, Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar merasa bangga dan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Lumajang. Sebab selama ini warga Lumajang sangat peduli dan aktif berpartisipasi dalam menangani lingkungan di Kabupaten Lumajang. (anam/ kim-infopublik lmj)

Wujud Pelayanan Kesehatan, Bupati Resmikan Poskestren


Satu lagi program upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam program pelayanan kesehatan kepada masyarakatnya. Kali ini dengan program Pemerintah Kabupaten Lumajang yang menjamin setiap warga masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau, benar-benar diwujudkan. Hal ini ditunjukkan dengan diresmikannya Poskestren (Pos Kesehatan Pondok Pesantren) di lokasi Pondok Pesantren Ulul Albab oleh Bupati Lumajang, DR. H. Sjahrazad Masdar, MA dan Wakil Bupati Lumajang, Drs. H. As’at M. Ag, Senin (23/6/2014).

Acara peresmian ini juga dihadiri oleh Kepala BPBD, Kakan Pemuda dan Olahraga Kab. Lumajang,  Muspika Candipuro, Kepala Puskesmas Candipuro, tokoh masyarakat setempat dan masyarakat yang ada di sekitar Pompes Ulul Albab.

Peresmian poskestren ini diawali dengan pengguntingan pita oleh Bupati Lumajang, DR. H. Sjahrazad Masdar, MA didampingi oleh pengasuh ponpes dan Muspika Candipuro, dilanjutkan dengan peninjauan bangunan dan peralatan medis yang ada di poskestren Ulul Albab.

Usai meninjau poskestren, Bupati dan Wakil Bupati di suguhi dengan drama teater dari para santri, yang mana dalam drama ini menceritakan cara santri dari Ponpes Ulul Albab dalam menangani pasien/ korban yang terluka.

Dalam sambutannya Bupati Masdar menuturkan, Poskestren tersebut untuk dimanfaatkan oleh masyarakat ponpes maupun santriwan-santriwati yang tinggal disekitar ponpes guna mendapat layanan kesehatan. “ Setiap minggu akan ada dokter dari puskesmas setempat dan perawat yang datang ke tempat ini, masyarakat bisa berobat maupun berkonsultasi langsung,” ungkap Bupati. Sedangkan untuk pelayanan sehari-hari, akan ada tenaga kesehatan dari para santri yang dilatih oleh dokter puskemas yang melayani.

“Selain melayani santri pondok juga melayani masyarakat sekitar pondok. Poskestren ditargetkan melaksanakan fungsi promotif (peningakatan kesehatan), Kuratif (pengobatan) dan rehabilitatif (pemeliharaan)”, tambah Bupati Masdar.  (anam/ kim-infopublik lmj)

Kirab Adipura Kencana ke-9 dan SLHD


Piala Adipura sebagai penghargaan tertinggi untuk bidang pengelolaan tata kota, kebersihan dan keindahan lingkungan Kabupaten/ Kota kembali diraih Kabupaten Lumajang. Tahun ini adalah Penghargaan Adipura kali ke-9 yang diterima secara berturut-turut untuk kategori kota sedang. Selain itu, Lumajang juga mendapat penghargaan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD).

Keberhasilan Lumajang meraih Adipura Kencana disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang Nurul Huda. “Hari ini, Wakil Bupati Lumajang menerima piala Adipura di Istana Wakil Presiden yang diserahkan oleh Wakil Presiden Budiono,” kata Nurul ketika dikonfirmasi, pada (5/6/2014). Yang selanjutnya dikirab melalui Jl. Kyai Ilyas, Jl.Kyai Muksin, Jl. Dr Soetomo, Jl. HOS Cokroaminoto, Jl. Gajah MAda, Jl. Ahmad Yani, Jl. PB Sudirman dan kembali lagi ke depan Kantor Pemkab Lumajang di JL. Alun-Alun Utara.

Rangkaian mobil hias yang menyambut piala adipura dan SLHD tampak dengan menumpang mobil bak terbuka, Bupati Masdar dan Wabup Asat Malik membawa Piala Adipura Kencana dan penghargaan SLHD. Turut diikuti oleh dr. Buntaran Supriyanto Sekda bersama jajaran Asisten Pemkab Lumajang dan Ir Nurul Huda Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)Duta Wisata Kabupaten Lumajang, Tak ketinggalan, kirab ini diikuti juga ribuan staf Pemkab Lumajang yang gowes (bersepeda santai)Ikut pula rombongan pasukan kuning dengan gerobak sampahnya.

Apresiasi atas keberhasilan Lumajang meraih adipura disampaikan Bupati Masdar dalam sambutan yang dibaca oleh Wabup As’at. “Penghargaan ini hendaknya dapat menjadi bahan untuk melakukan perbaikkan agar menjadi lebih baik lagi, sesungguhnya penghargaan yang tertinggi nilainya, bagi pemerintah Kabupaten Lumajang adalah penghargaan berasal dari masyarakat yang merasa bahwa kesejahteraannya terangkat oleh kebijakan pemerintahan Kabupaten Lumajang, kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah dan masyarakat atas prestasi ini”.

“Didalam adipura apresiasi Piala bukanlah sebagai tujuan , namun bagaimana angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Lumajang ini agar segera turun ini yang harus segera dilakukan, ini yang perlu kita berikan program nyata bagi mereka untuk mengentaskan mereka dari kemiskinanan”, tambah Wabup As’at. (anam/ kim-infopublik lmj)

Serah Terima Beasiswa Pendidikan oleh PT. HM. Sampoerna


Sebanyak 125 siswa penerima beasiswa pendidikan berprestasi hadir dalam acara serah terima bantuan pendidikan di Gedung Sujono Lumajang, rabu kemarin (18/06/2014). Bantuan pendidikan ini merupakan kerja sama antara PT HM. Sampoerna dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, PT HM. Sampoerna berkomitmen untuk memberikan bantuan pendidikan melalui program CSR-nya kepada 125 siswa SMA/ SMK/ MA di Kabupaten Lumajang.

Pemberian bantuan pendidikan ini bertujuan untuk mengembangkan karakter generasi muda dan meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi masyarakat marginal. Adapun program bantuan pendidikan yang diberikan kali ini bukan hanya berupa uang saku atau beasiswa biaya pendidikan, melainkan juga perlengkapan dan pembinaan PT. HM. Sampoerna melalui Pemerintah Kabupaten Lumajang yang memiliki program kepedulian terhadap pengembangan pendidikan yang salah satunya diwujudkan dalam bentuk beasiswa.

Menurut Wabup, Sampoerna dalam upayanya bekerja sama dengan pemerintah dibidang pendidikan dinilai dapat menjadi contoh yang baik bagi pengusaha yang lain untuk ikut berperan dan bertanggung jawab terhadap kesejahteraan dan pendidikan masyarakat.

Bukti seriusnya pemerintah kabupaten dalam menyiapkan generasi berkualitas dapat dilihat dari jumlah anggaran yang di persiapkan untuk pendidikan. Tidak kurang dari 700 milyar atau hampir 45% dari jumlah APBD diperuntukan untuk pengembangan pendidikan. Dan jumlah itu masih dapat ditingkatkan lagi dengan peran serta para pengusaha melalui CSR-nya tersebut. “ pendidikan di Kabupaten Lumajang harus memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat, melalui program ini diharap nantinya tidak lagi ditemui anak putus sekolah dikarenakan faktor ekonomi keluarga” jelas Wabup.

Senada dengan Wabup As’at, Ben Suwadi, selaku direktur Putra Sampoerna Foundation, menegaskan, diantara banyak faktor, pendidikan menjadi salah satu penentu keberhasilan sebuah bangsa. Pemimpin yang baik dan berkualitas akan lahir dari strategi pendidikan yang baik dan pola ajar yang tepat. Hanya saja sering ditemui siswa berprestasi yang terpaksa putus sekolah karena faktor biaya, padahal mereka itu adalah calon potensial penerus bangsa. Hal ini yang coba dibantu melalui program beasiswa bagi 125 siswa berprestasi dari keluarga pra sejahtera. Beasiswa itu dalam bentuk pembayaran SPP, uang pembangunan, pembelian buku dan seragam sekolah. Sementara kriteria yang digunakan dalam menentukan siswa yang mendapat bantuan beasiswa adalah, selain siswa tersebut harus dari keluarga pra sejahtera. Siswa juga diwajibkan untuk berprestasi dalam hal pendidikan, dengan dibuktikan menempati peringkat 10 besar di sekolah.

Selain penyerahan beasisiwa, juga dilakukan penyerahan secara simbolis gedung dan fasilitas teacher learning center, dari Putra Sampoerna Foundation kepada pemerintah Kabupaten Lumajang, untuk selanjutnya dapat dimanfaatkan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan tenaga pendidik dikabupaten Lumajang.

Acara sempat di iringi oleh tangis haru ketika Ali Syeh Hasmi siswa SMAN Pasirian dan Findi Susanti siswi SMAN 2 Lumajang menyampaikan testimoninya. Ali yang merupakan anak dari penarik becak ini mengaku sangat bersyukur dapat melanjutkan sekolah dengan dibantu program ini. Sementara Findi yang mewakili 125 siswa penerima beasiswa, dengan bersemangat mengatakan bahwa kemauan dan kemampuan diri yang nantinya menentukan masa depan.”jangan biarkan rasa malu menghalangi prestasi, jika biaya menjadi kendala, majulah dengan kemauan dan kemampuan diri kita” tutupnya sambil menitikan air mata. (anam/ kim-infopublik lmj)

Apresiasikan Cinta Tanah Air, PKK Gelar Debat Remaja


Pengertian cinta tanah air adalah suatu kasih sayang dan suatu rasa cinta terhadap tempat kelahiran atau tanah airnya. Bisa dikatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dilahirkan oleh generasi yang mempunyai idealisme cinta tanah air dan bangsa, kalau tidak, mungkin saat ini kita bangsa Indonesia masih dijajah oleh belandayang luas negaranya dibangding pulau Bali saja masih luasan pulau Bali.

Kita harus sangat berterimakasih kepada para tokoh yang mencetuskan pembentukan organisasi boedi oetomo pada tanggal 20 Mei 1945, para pencetus sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, dan para tokoh yang memungkinkan terjadinya proklamasi 17 Agustus 1945. Saya sangat yakin mereka adalah contoh paling pas untuk untuk dijadikan tokoh-tokoh nasionalis tulen yang dicintainya pada tanah air dan bangsa melebihi cintanya pada dirinya sendiri yang kita harus hormati sepanjang masa.

Rasa cinta tanah air seharusnya kita terapkan di lingkungan keluarga, kampus, sekolah, tempat tinggal kita, bahkan di manapun kita berada. Misalnya : kita amalkan sikap dan tingkah laku hemat, disiplin dan bertanggung jawab dalam mewujudkan keutuhan dan kebersamaan agar tercapai kebahagiaan lahir batin, di kampus, mewujudkan rasa persatuan dan cinta tanah air dapat kita wujudkan melalui kegiatan-kegiatan sosial, kegiatan-kegiatan mahasiswa yang bersifat positif, dll. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat berupa gerakan penghijauan, kebersihan, karya wisata, dll.

Dalam kesempatan kali ini, TP PKK Kabupaten Lumajang menjadi pelopor dalam kegiatan Debat Remaja yang bertajuk “Apresiasi Cinta Tanah Air dan Bela Negara” yang mana kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Lumajang, Selasa kemarin (17/6/2014) menampilkan tim dari SMA dan sederajat se-Kabupaten Lumajang.

Penampilan sejumlah peserta dari siswa SMA/ SMK/ MA yang terlibat tidak dinilai dari benar atau tidaknya jawaban, namun yang dinilai itu subtansi argumentasinya, logika berfikir, dan sikap. Sehingga tidak ada jawaban yang benar atau pun salah," ujar Yuli Haris selaku juri penilai

Konsep pelaksanaan debat dikemas berbeda dengan debat-debat lainnya. "Panitia memberikan pertanyaan, peserta memberikan argumentasi. Kita buat beda karena Pancasila merupakan nilai kebaikan yang ada di masyarakat, makanya penilaiannya tidak melihat benar atau salahnya jawaban," ujarnya.

Dalam menilai debat yang berlangsung merupakan implementasi pelajar di sekolah. "Kegiatan ini sebagai pelajaran nyata, karena jarang ada di sekolah kalau seperti ini," tambah Yuli. (anam/ kim-infopublik lmj)

Budayakan Gotong Royong Untuk Masyarakat Lumajang


Pemukulan kentongan oleh Wakil Bupati Lumajang, Drs. As'at M. Ag, menandai pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-42 Tahun 2014 Selasa pagi (17/6/2014). Serangkaian kegiatan pencanangan BBGRM XI dan Hari Kesatuan Gerak PKK 2014 dilaksanakan di Desa Mojosari Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang. Dalam kegiatan tersebut hadir Ketua DPRD Kab. Lumajang Agus Wicaksono, Wakapolres Lumajang, Kepala Pengadilan, Kepala SKPD , Camat beserta TP PKK Kecamatan se Kabupaten Lumajang , Kades beserta TP PKK Desa se Kabupaten Lumajang tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelajar dan masyarakat setempat.

Adapun beberapa serangkaian kegiatan produktif dan kegiatan sosial yang digelar dalam kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-42 tahun 2014, diantaranya penyerahan piala untuk lomba desa tingkat Kabupaten Lumajang tahun 2014, penyematan lencana emas untuk pengurus PKK yang mengabdi selama 15 tahun, berdirinya stand bazar dari hasil produk-produk hasil tangan TP PKK dan produk unggulan se-Kabupaten Lumajang, Posyandu dan pemeriksaan kesehatan gratis terharap masyarakat kurang mampu dan pemberian bantuan sembako,pemberian inseminasi buatan gratis hewan ternak.

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Ibu Tutuk As’at dalam laporannya mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan adalah untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan kebersamaan, kekeluargaan, kegotongroyongan dan keswadayaan masyarakat menuju pada penguatan integrasi sosial melalui kegiatan gotong royong masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan hasil-hasil pembangunan.

Adapun tema pada kegiatan BBGRM dan HKG PKK Tahun 2014 adalah  “Dengan Bulan Bhakti Gotong Rotong Masyarakat dan Hari Kesatuan Gerak PKK Kita Tingkatkan Partisipasi Keluarga dan Semangat Gotong Royong Dalam Mewujudkan Masyarakat Yang Berintegritas dan Mandiri, “ tambahnya

Wakil Bupati Lumajang dalam sambutannya mengatakan, gotong royong merupakan budaya warisan nenek moyang yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat  Indonesia, juga merupakan kekayaan adat-istiadat dan inti modal sosial bangsa yang didalamnya terkandung nilai-nilai komposit sosial budaya dari berbagai sub kultur masyarakat yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Wabup As’at, momentum bulan bhakti gotong royong masyarakat perlu ditingkatkan untuk menghilangkan pragmatisme dan mengembalikan spirit kebangsaan gotong royong, karena di era reformasi, era demokratisasi serta era globalisasi saat ini, budaya gotong royong dirasakan semakin memudar dengan masuknya budaya kapital ke pedesaan yang mengubah nilai-nilai kolektifitas menjadi materialistis.

Terkait dengan HKG PKK ke- 42, lanjut  Wabup As’at , eksistensi gerakan PKK sebagai gerakan dari dan oleh masyarakat dengan wanita sebagai penggerak dan dinamisatornya, secara nyata  telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pemberdayaan potensi perempuan untuk mendukung peningkatan ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha kecil dan rumah tangga (home industry), pendidikan anak, khususnya pendidikan anak usia dini (PAUD), peningkatan gizi anak melalui posyandu, dan lainnya.

Wabup As’at juga bepesan, melalui  momentum hari kesatuan gerak PKK ke 42 yang diintegrasikan dengan bulan bhakti gotong royong masyarakat ke 11 dapat lebih memotivasi dan menggelorakan gerakan PKK di Kabupaten Lumajang dalam pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. (anam/ kim-infopublik lmj)

Audiensi Pelaksanaan Panca Wali Krama Tahun 2014


Senin (16/6), Bertempat di Ruang Mahameru Pemkab. Lumajang, Sekretaris Daerah Kab. Lumajang, dr. Buntaran Suprianto M.Kes didampingi oleh jajaran SKPD Kabupaten Lumajang bersama dengan (Parisada Hindu Dharma Indonesia) PHDI Kabupaten Lumajang menggelar audiensi persiapan pelaksanaan Acara Puncak Upacara Panca Wali Krama. Yang rencananya akan dilaksanakan pada 21-26 Juli 2014 di Pure Mandara Giri Semeru Agung Kec. Senduro Kab. Lumajang.

Ketua PHDI Kab. Lumajang, Edy Sumianto, S. Ag mengatakan, dalam Lontar Raja Purana, tawur agung yang diselenggarakan setiap 10 tahun itu disebut Panca Bali Krama, sedangkan dalam lontar yang lain disebut Panca Wali Krama. Inti dari tawur tersebut adalah caru. Caru dalam kitab Samhita Swara berarti 'cantik' yakni mengharmoniskan kembali.

Dalam konteks ini, alam mesti diharmoniskan (butha hita), termasuk sesama individu umat (jana hita) menuju keharmonisan bersama (jagat hita). 'Tawur agung Panca Bali Krama ini pada esensinya adalah upaya menuju hal-hal yang harmonis. Misalnya alam yang rusak mesti diperbaiki atau dilestarikan, hubungan sesama lebih diharmoniskan dan sebagainya. Jadi, tawur agung ini merupakan momen untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai sistem kehidupan menuju yang harmonis. Atau mengingatkan umat kepada upaya penegakan aspek kehidupan. Upacara Panca Wali Krama akan dihadiri oleh  umat Hindu dari beberapa daerah diIndonesia. Setidaknya umat Hindu dari 4 Provinsi akan menghadiri upacara akbar ini. 4 provinsi ini adalah Bali, Jawa Timur, Lampung, dan Jawa Tengah,' tambahnya.

Dalam audiensi yang dilaksanakan ini, (Parisada Hindu Dharma Indonesia) PHDI Kabupaten Lumajang, selaku panitia dalam acara upacara Panca Wali Krama bermaksud untuk koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk meminta ijin dan bantuan agar pelaksanaan ibadah dari umat Hindu berjalan tenang, aman dan kondusif.

Sekda Kab. Lumajang, dr. Buntaran Suprianto, M. Kes dalam audiensi ini menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang dari instansi terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perhubungan, Bagian Humas, Muspika dan Tenaga Kesehatan Kec. Senduro siap untuk mendampingi berlangsungnya pelaksanaan Upacara Panca Wali Krama.  

Kami Pemkab Lumajang beharap, dari segala elemen dan lapisan masyarakat turut serta untuk kelancaran umat Hindu untuk beribadah di Pura Mandara Giri Semeru Agung ini terutama juga bagi masyarakat Desa Senduro dan masyarakat di Kecamatan Senduro pada umumnya. (anam/ kim-infopublik lmj)

UDD. PMI Lumajang Gelar Hari Donor Darah Sedunia Tahun 2014


Sejak tahun 2005 lalu tanggal 14 Juni dinyatakan sebagai Hari Donor Darah Sedunia (HDDS). Pada mulanya ini ditujukan untuk menarik sukarelawan baru dalam mendonorkan darah dan juga sebagai penghargaan kepada semua pendonor darah di seluruh dunia yang secara rutin mendonorkan darahnya setiap tiga bulan sekali.

Mengapa Juni dan tanggal 14 dipilih sebagai peringatan Hari Donor Darah Sedunia? Alasannya adalah karena pada tanggal tersebut merupakan hari kelahiran Karl Landsteiner, pemenang hadiah Nobel yang menemukan sistem golongan darah ABO. Hal ini diharapkan dapat menjadi perayaan tiap tahun sebagai penghargaan dan peran penting pendonor darah di seluruh belahan dunia.

Memperingati hari donor darah sedunia tahun 2014 UDD. PMI Lumajang yang didukung oleh BRI Cab. Lumajang dan Radio Sentral FM, menggelar donor darah dan sosialisasi agar masyarakat lumajang terbiasa melakukan donor darah, kegiatan tersebut dilakukan Sabtu (14/06).

Humas UDD. PMI Lumajang, Tri Ichtiyari mengungkapkan, pada peringatan hari donor darah sedunia yang diperingati setiap tanggal 14 juni, walau secara sederhana peringatan tersebut tetap di gelar, untuk tahun ini peringatan hari donor darah sedunia diperingati dengan menggelar donor darah masal di halaman UDD. PMI Lumajang mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB dengan berbagai doorprize berhadiah.

“ Donor darah itu kita upayakan sekarang sebagai gaya hidup, jadi untuk tema kali ini give the gift of live Donate Blood, sementara untuk respon masyarakat ya kalau yang sudah biasa antusias tapi kan tidak semua tahu, karena ini baru pertama kita melakukan peringatan secara khusus  “ tambah Tri Ichtiyari.

Harapannya dengan digelarnya hari donor darah seduania tahun 2014 ini kami mengajak lapisan masyarakat dan dan Lembaga Sosial yang ada di Kabupaten Lumajang untuk ikut peduli dalam membantu masyarakat, dan membantu kami menjadi pelopor dalam menggerakan puluhan ribu masyarakat untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI) khususnya dalam memenuhi kebutuhan darah di kabupaten Lumajang," tambahnya. (anam/ kim-infopublik lmj)

LOMBA FOTO tema "Polisi Ada Untuk Masyarakat"


Lomba Fotografi:
Dalam rangka memperingati HUT BHAYANGKARA ke-68, 1 Juli 2014, Polres Lumajang menyelenggarakan Lomba Foto dengan tema "Polisi Ada Untuk Masyarakat".
Syarat dan ketentuan lomba:
1.     Terbuka bagi seluruh warga Kab. Lumajang (umum & pelajar).
2.     Dihasilkan dari kamera poket/DSLR, tidak diperkenankan menggunakan Kamera Handphone.
3.     Foto adalah hasil karya sendiri, bukan hasil rekayasa digital (dibuktikan dengan data EXIF) serta bukan hasil manipulasi digital, yang diambil dalam rentang waktu 1 Januari - 28 Juni 2014.
4.     Merupakan foto tunggal dan bukan hasil penggabungan atau montase.
5.     Penyuntingan foto diperbolehkan sebatas penyesuaian pencahayaan, Brightnes / Kontras / Level / Curve, tanpa mengubah keaslian foto.
6.     Foto harus berwarna, tidak boleh hitam putih/sephia atau duo tone.
7.     Ukuran sisi terpanjang foto 1024 pixel, resolusi 72 dpi, ukuran file maksimal 1MB, dan tidak diperkenankan mencantumkan watermark pada foto.
8.     Karya yang sudah dikirim menjadi milik panitia dan panitia berhak menggunakan foto untuk kepentingan Publikasi (non komersial) dengan tetap mencantumkan nama fotografer selaku pemilik hak cipta.
9.     Menyertakan data diri lengkap antara lain, nama, alamat, no. telp/hp. (yang bisa dihubungi) serta judul foto.
10.  Panitia tidak bertanggung jawab atas segala bentuk klaim kepemilikan foto dari pihak lain.
11.  Foto yang dikirim tidak pernah menang dalam lomba foto lainnya.
12.  Materi foto dapat dikirimkan melalui email lombafotopolreslumajang2014@gmail.com. (setiap peserta maks. 3 foto).
13.  Pengiriman foto dimulai tanggal 11 Juni - 28 Juni 2014.
14.  Foto yang lolos 20 besar akan dipamerkan di POLRES LUMAJANG tanggal 1 Juli 2014, peserta yang karyanya masuk 20 besar akan di hubungi via email oleh panitia.
15.  Pemenang akan diumukan tanggal 1 Juli 2014 pada saat penutupan pameran.
16.  Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
17.  Dan apabila tedapat kecurangan dan menyalahi aturan dan ketentuan lomba, panitia berhak mendiskualifikasi sebelum atau sesudah pengumuman pemenang.
Juri :
1. Muhammad Zaenuri (Qiko).
2. Be Prahasta.
3. Kapolres Lumajang. AKBP Singgamata, S.IK.

Hadiah :
- 1 foto Terbaik Rp. 1.500.000 + piagam
- 5 foto Pilihan Juri @ Rp. 300.000 + piagam

18.  Bersedia mengirimkan file High Resolution bagi para pemenang lomba. — di Humas POLRES.

Sumber : https://www.facebook.com/lombafotopolreslumajang2014?hc_location=timeline

PKK Sebagai Gerakan Pembangun Masyarakat


Asisten Tata Praja Kab. Lumajang, Drs. Masudi, M. Si membuka secara resmi Jambore PKK se-Kabupaten Lumajang yang bertempat di PTP XII Kecamatan Gucialit berlangsung meriah. Kegiatan jambore ini sendiri akan dilaksanakan selama 2 hari dan berakhir besok (12/6). Beberapa kegiatan positif dan kreatif menjadi agenda dalam jambore tahun ini. Diantaranya Lomba cerdas cermat, penyuluhan dan bhakti sosial yang bertujuan untuk membuka wawasan seluruh kader PKK, terutama yang berkaitan dengan 10 program pokok PKK. Sebanyak 40 orang tim PKK Lumajang, 21 tim PKK kecamatan, dan 205 orang tim PKK desa dan kelurahan, hadir dalam kegiatan jambore tahun ini.

Asisten Tata Praja, Drs. Masudi M.Si yang hadir sekaligus membuka kegiatan Jambore mengatakan, Keberhasilan Kabupaten Lumajang dalam memperoleh penghargaan adipura 9 kali berturut-turut adalah bentuk kerja keras masyarakat Lumajang dalam menjaga kebersihan. Dan semua itu diawali di lingkungan masing-masing, dimana salah satu penggeraknya adalah para kader PKK di tingkat dasar. Sehingga tidak berlebihan jika dikatakan kader PKK lah yang berhasil mewujudkan Adipura Kencana kembali di Kabupaten Lumajang. “ ini sekaligus keberhasilan kader PKK dalam program kebersihan” ujar Masudi.

Ketua Panitia Jambore PKK Kabupaten Lumajang, Minik Triwahyuni Buntaran dalam laporannya mengajak para kader PKK untuk bersyukur kehadirat Allah SWT, karena jambore berjalan dengan sukses, penuh kemeriahan, dan kehangatan serta memiliki makna tersendiri bagi perjalanan PKK di Kabupaten Lumajang.

Ditegaskan, agenda tahunan yang dilaksanakan TP PKK Kabupaten Lumajang tahun ini banyak menjadi catatan. Tahun ini mampu dibangkitkan animo dan kecintaan para kader terhadap gerakan PKK. Diharap Jambore PKK dapat memacu para kader lebih berprestasi lagi, “tambah Minik Triwahyuni


Dalam acara Jambore PKK, selain upacara pembukaan juga ada sejumlah kegiatan yang digelar antara lain bazar produk-produk Kabupaten Lumajang, pameran foto dari GOWA (Gabungan Organisasi Wisata Alam) Gucialit, bhakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan secara gratis, lomba penyuluhan dan kegiatan lainnya, “ ujarnya. (anam/ kim-infopublik lmj) 

LAYANAN E-KTP

 
Sekretariat KIM Sinar Harapan : Jl. Raya Tukum No. 7/ 11 Desa Tukum | Kecamatan Tekung | Kabupaten Lumajang
Copyright © 2013. KIM SINAR HARAPAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger