SELAMAT DATANG...!!!

SELAMAT DATANG DI WEBBLOG KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT. WEBBLOG INI MERUPAKAN MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI BAGI ANDA UNTUK MENGENAL LEBIH DEKAT KABUPATEN LUMAJANG DARI BERBAGAI ASPEK DIANTARANYA PELAYANAN MASYARAKAT, POTENSI WILAYAH, SARANA-PRASARANA, DAN BEBERAPA INFORMASI LAINNYA YANG BISA ANDA SERAP.. SELAMAT MEMBACA...!!

SPANDUK

SPANDUK

SLOGAN

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!

BERITA UTAMA

Latest Post

PERESMIAN GEDUNG BARU MI MIFTAKHUL ULUM DESA GRATI


Penandatanganan prasasti bangunan MI Miftakhul Ulum oleh Bupati Drs. As’at. M.Ag menandai diresmikannya gedung baru sekolah MI Miftakhul Ulum Selasa (3/6) kemarin. Peresmian gedung sekolah ini juga dirangkaikan dengan pelepasan para siswa siswi dari sekolah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Ali Muslimin selaku Ketua PPDI Kabupaten Lumajang  menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya karena pembangunan gedung bisa dilaksanakan dengan lancar. Dikatakannya, pembangunan gedung ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan membangun kualitas masa depan anak-anak menjadi generasi yang berakhlak mulia. Ini juga  sesuai dengan harapan para donatur dari LIONS CLUP SURABAYA EDELWEIS.


Bapak bupati Lumajang juga menambahkan, pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak baik itu masyarakat, swasta maupun pemerintah, oleh karenanya, pembangunan gedung ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para orang tua untuk mempercayakan anak- anak mereka mengenyam pendidikan di sekolah ini. (KIM/lmj)

Makna di Hari Kartini


Hari kartini yang diperingati setiap tanggal 21 pada setiap tahun merupakan hari lahir dari RA. Kartini, siapa yang tidak kenal RA. Kartini? Beliau adalah tokoh perjuangan besar dari Indonesia. Kartini lahir di kota Jepara, Jawa Tengah, Indonesia. Ia lahir dari keluarga ningrat di Jawa Tengah, ayahnya adalah seorang Bupati Jepara pada saat itu.

Keadaan ningrat yang dimiliki kartini tidaklah menjamin kesejahteraanya, terutama dalam hal pendidikan. Karena pada zaman itu seorang wanita hanya diperbolehkan memiliki pendidikan sampai jenjang SD saja.

Keadaan ini tidaklah membuat kartini putus arang, ia terus menerus berusaha untuk merubah paradigma yang terdapat pada zaman itu untuk menyetarakan hak pendidikan bagi kaum perempuan pada zaman itu. Ia akhirnya dapat membangus sekolah khusus perempuan yang dimana di sekolah itu kaum perempuan mendapatkan pelajaran khusus dalam hal  keterampilan, diantaranya keterampilan menjahit dan keterampilan memasak.

Dalam hidupnya kartini senang bersosialisasi dan berteman dengan banyak orang. Ia sering menulis kepada teman-temannya yang berada di Belanda untuk menjelaskan tentang pemikirannya ini dan menuliskan kerinduannya akan kesetaraan hak bagi kaum perempuan di Indonesia. Surat-surat kartini ini akhirnya diterbitkan dalam bukunya yang berjudul “Habis Gelap, Terbitlah Terang”. Atas jasanya ini, maka Kartini dianggap sebagai pahlawan dalam emansipasi perempuan di Indonesia.

Hari Kartini.. Ada sebagai penghormatan atas wujud perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, emansipasi wanita. Kartini ada sebagai pahlawan, bukan dengan tindakan kekerasan, tapi tetap radikal, demi memperjuangkan kebenaran yang dipercayainya.

Beberapa dekade setelah beliau meninggal, pergerakan wanita semakin terasa dan membawa dampak luar biasa. Saat ini, melihat kaum perempuan berada di posisi kepemimpinan bukanlah hal yang begitu tabu lagi, meskipun adat ketimuran yang bangsa ini punya juga tidak sepenuhnya punah, terutama budaya patriarki.


Hari Kartini, di berbagai daerah diperingati dengan cara menggunakan baju adat daerah-daerah yang ada di Indonesia. Entah kenapa juga, apakah ada relasi antara baju adat dan perjuangan R. A. Kartini itu sendiri. Dalam menyemarakan Hari kartini, kaum perempuan dari berbagai kalangan usia mulai dari anak-anak, remaja, bahkan ibu-ibu pun semuanya juga mengenakan pakaian adat.(KIM SH) 

Gubernur Jatim Tinjau Pameran Produk IT KIM


Usai pembukaan Pekan KIM se-Jawa Timur ke VIII oleh Gubernur Jatim, DR. Soekarwo yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Nganjuk. Dilanjutkan dengan acara Gobrol Pinter (NGOPI) bersama Pak Dhe Karwo dengan narasumber Pakar Komunikasi dan Informasi, Suko Widodo dengan tema peran dan fungsi KIM untuk menyongsong MEA.

Menurut Gubernur Jatim, DR. Soekarwo, bahwa KIM ini sangat berperan penting untuk masyarakat,  dengan penyelenggaraan pekan KIM sebagai jawaban terhadap peningkatan SDM di bidang pengolahaan informasi dan pemanfaataan TIK terutama baagi masyarakat Jawa Timur. Dan juga KIM berperan sebagai penyebaran informasi positif utama dalaam pengembangan UMKM. Diharapkan Peran KIM Berbasis Teknologi Informasi Siap Bersaing di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA) 2015.

”Peran penting penyebaran informasi yang berbasis IT sangat bisa menjadi ujung tombak untuk mendukung promosi potensi daerah, baik pesona wisata, produk-produk unggulan daerah yanag ada di daerah, serta UMKM, yang semuanya itu akan ditampilkan melalui brosur, leaflet, kalender, video maupun blog KIM”.

Dilanjutkan Gubernur Jatim didampingi Kadis Kominfo Jatim, dan Bupati Nganjuk untuk peninjauan ke stand produk IT masing-masing KIM yang mengikuti kegiatan Pekan KIM se-jatim ke VIII. Berbagai produk unggulan yang dimiliki  masing-masing daerah ditampilkan pada masing-masing stand. Dengan sistem promosi berbasis IT yang sudah dilakukan oleh KIM, diharapkan bisa diterapkan dalam pekan KIM kali ini. Hal ini sesuai dengan anjuran dari Dinas Kominfo Propinsi Jawa Timur.


Gubernur Jatim sangat antusias saat mengunjungi stand dari KIM Kabupaten Lumajang, dengan produk unggulan yg berasal dari Kabupaten Lumajang, yakni pisang agung dan kripik pisang sudah bisa terjual keluar pulau. Sedangkan untuk pisang mas kirana yang merupakan produk unggulan pertanian Kabupaten Lumajang yang sudah sangat dikenal diberbagai daerah, Pak Dhe Karwo juga sangat semangat sekali menjelaskan kepada rombongan peninjau stand pameran karena pisang mas kirana ini juga merupakan salah satu produk unggulan pertanian di Jawa Timur yang berasal dari Kabupaten Lumajang.

Gubernur Jatim Buka Pekan KIM VIII Se-Jawa Timur


Pada pukul 09.00 WIB acara pembukaan Pekan KIM VIII Propinsi Jawa Timur yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Bung Karno Kabupaten Nganjuk, Senin (20/04/2015). Pembukaan Pekan KIM VIII ini dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwo. Sebelum acara pembukaan berlangsung, terlebih dahulu disuguhi dengan kesenian khas Jawa Timur untuk memeriahkan acara tersebut.

Adapun serangkaian acara yang digelar untuk memeriahkan Pekan KIM VIII se-Jawa Timur yang berlangsung mulai (20-24 April 2015), diantaranya Pameran produk IT, Sarasehan KIM, Workshop IT KIM.

Kadin Kominfo Jatim, Drs. Eddy Santoso, ia menuturkan bahwa KIM pada dasarnya merupakan revitalisasi dan reaktualisasi dari kelompencapir (Kelompok Pendengar, pembaca, dan pemirsa) yaang di sesuaikan dengan paradigma pembangunan dan pemerinta dewasa ini. KIM sebagai lembaga kominikasi sosial yang di bentuk oleh masyarakat, dari masyarakat daan untuk masyarakan scara mandiri daan kreatif yang aktivitasnyaa melakukaan kegiatan pegelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalaam rangka meningkatkan nilai tambah.

Di sambung sambutan Gubernur Jatim, DR. H. Soekarwo, ia menuturkan bahwa KIM ini sangat berperan penting untuk masyarakat. Dengan penyelenggaraan pekan KIM sebagai jawaban terhadap peningkatan SDM di bidang pengolahaan informasi dan pemanfaataan TIK terutama baagi masyarakat Jawa Timur. Dan juga KIM berperan sebagai penyebaran informasi positif utama dalaam pengembangan UMKM. Diharapkan Peran KIM Berbasis Teknologi Informasi Siap Bersaing di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA) 2015.

Peran penting penyebaran informasi yang berbasis IT sangat bisa menjadi ujung tombak untuk mendukung promosi potensi daerah, baik pesona wisata, produk-produk unggulan daerah yanag ada di daerah, serta UMKM, yang semuanya itu akan ditampilkan melalui brosur, leaflet, kalender, video maupun blog KIM.


Untuk menyongsong MEA 2015, khususmya Sekolah Menengah Kejuruan baik Negeri maupun Swasta telah digagas untuk melakukan tambahan mata pelajaran khusus untuk mendalami potensi yang dimiliki oleh daerah tersebut, agar lebih dikembangkan, hal ini untuk  meningkatkan SDM siswanya, dimana barang yang dihasilkan nantinya akan menjadi lebih baik. Dengan demikian masyarakat kita  akan lebih berdaya dalam mengembangkan usahanya, dan produk yang dihasilkan  bisa bersaing dengan produk-produk yang dihasilkan oleh negara-negara tetangga, khususnya di ASEAN.

KIM Siap Menyongsong MEA


Dinas Komunikasi dan Infromatika Provinsi Jawa Timur akan melaksanakan PEKAN KIM ( Kelompok Informasi Masyarakat) yang ke VIII yang bertempat di Kabupaten Nganjuk, yang dilaksanakan  pada tanggal 20 - 24 april 2015. Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang  menunjuk KIM Nawalan Kecamatan Tempeh dan  KIM Kunir Mas Kecamatan Kunir di beri kepercayaan untuk melakukan persiapan dan pelaksanaan mengikuti Pameran KIM di Kabupaten Nganjuk.

Sesuai dengan thema yang diusung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika  Provinsi Jawa Timur pada Pekan KIM ke VIII Tahun 2015 adalah : “ KIM  Berbasis Teknologi Informasi Siap Bersaing di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA) 2015 “.  Untuk mendukung Pekan KIM ke VIII ini  , KIM yang ditunjuk untuk mewakili    untuk mengikuti Pameran di Kabupaten Nganjuk  secara matang sudah  mempersiapkan stand pameran.

Sesuai thema diatas KIM Nawala dan Kunir Mas akan meyiapkan konsep “ KIM SIAP MENYONGSONG MEA 2015 ‘ , Mereka akan menampilkan suguhan potensi Kabupaten Lumajang, baik pesona wisata, produk-produk unggulan daerah yanag ada di daerah,  serta UMKM,  yang semuanya itu akan ditampilkan melalui brosur, leaflet, kalender, video maupun blog KIM, hal ini sesuai dengan petunjuk Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, bahwa pameran di Kabupaten Nganjuk ini semua berbasis TIK.

Selain mengikuti Pameran , Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang selaku Pembina KIM se Kabupaten Lumajang, juga mengikuti Lomba Blog yang diwakili oleh KIM Sinar Harapan Tekung dan KIM Nawala Kecamatan Tempeh, dimana kedua kim tersebut sudah mempersiapkan diri untuk melengkapi kekurangan-kekurangan yang belum masuk dalam blog kim mereka.

Untuk menyongsong MEA 2015 , khususmya Sekolah Menengah Kejuruan baik Negeri maupun Swasta telah digagas untuk melakukan tambahan mata pelajaran khusus untuk mendalami potensi yang dimiliki oleh daerah tersebut, agar lebih dikembangkan, hal ini untuk  meningkatkan SDM siswamya, dimana barang yang dihasilkan nantinya akan menjadi lebih baik,  Dengan demikian masyarakat kita  akan lebih berdaya dalam mengembangkan usahanya, dan produk yang dihasilkan  bisa bersaing dengan produk-produk yang dihasilkan oleh negara-megara tetangga.


Sumber : Humas LMJ

Budidaya Padi Organik di Lumajang, Siap Hadapi MEA


Para petani di Kabupaten Lumajang semakin serius membudidayakan padi organik dan tanaman organik lainnya, karena nilai jualnya lebih besar dibandingkan dengan tanaman non-organik. Hal ini sesuai dengan salah satu program pertanian Kabupaten Lumajang, yakni Sigarpun bulat. Dimana Sigarpun bulat adalah Aksi Gerakan Pupuk Organik dan Bibit Unggul Bersertifikat (Sigarpun Bulat) yang merupakan program lokal Lumajang dalam peningkatan produksi pertanian.
     
Menurut Ka. Disperta Kab. Lumajang, Ir. Paiman, dari 32.350 hektar lahan padi produktif, targetnya separuhnya adalah lahan pertanian padi organik yang bisa memenuhi produksi beras organik dari Lumajang untuk kebutuhan yang lebih luas lagi. Yakni pasar ekspor menghadapi MEA.

Dengan adanya peluang ini, petani di wilayah Kabupaten Lumajang berupaya untuk membidik pasar dengan menawarkan produksi beras yang dibudidayakan dengan pola tanam organik. Dan pasarnya ternyata terbuka lebar, terlebih menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) dimana seluruh produk komoditi hasil pertanian akan bersaing bebas di pasaran. Terbukanya pasar untuk beras organik Lumajang ke berbagai daerah di Jatim, khususnya pasar modern, telah membuka kesempatan tersendiri bagi petani guna meningkatkan kemampuan produksi dan kesejahteraannya.

Dilihat dari keunggulan dan keuntungan budidaya padi organik ini, adalah harganya lebih mahal dan pola penanamannya lebih ramah lingkungan karena tanpa penggunaan bahan kimia. Karena keuntungannya yang lebih banyak inilah, Disperta Kabupaten Lumajang tidak hanya padi organik saja. Bahkan pola pananaman organik pada budidaya pisang kirana akan diperluas juga dengan pertimbangan yang sama.

Karena, pola penanaman organik bisa menggenjot harga jual hasil komoditi lebih mahal. Terlebih menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), dimana seluruh komoditi akan bersaing bebas di pasar ekspor. Untuk itu, kita mempersiapkan standarisasi mulai uji kualitas hingga brandingnya.
    

Untuk mewujudkan itu Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong Dinas Pertanian, Dinas Bina Marga, kelompok tani, serta instansi terkait setempat lainnya untuk mewujudkan target produksi padi tersebut. (KIM SH)

LAYANAN E-KTP

 
Sekretariat KIM Sinar Harapan : Jl. Raya Tukum No. 7/ 11 Desa Tukum | Kecamatan Tekung | Kabupaten Lumajang
Copyright © 2013. KIM SINAR HARAPAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger