SELAMAT DATANG DI WEBBLOG KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT. WEBBLOG INI MERUPAKAN MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI BAGI ANDA UNTUK MENGENAL LEBIH DEKAT KABUPATEN LUMAJANG DARI BERBAGAI ASPEK DIANTARANYA PELAYANAN MASYARAKAT, POTENSI WILAYAH, SARANA-PRASARANA, DAN BEBERAPA INFORMASI LAINNYA YANG BISA ANDA SERAP.. SELAMAT MEMBACA...!!

SLOGAN

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!

SPANDUK 1

SPANDUK 1

SPANDUK 2

SPANDUK 2

BERITA UTAMA

Latest Post

WABUP : Peran Pemuda Sangat Penting Bagi Masa Depan Bangsa


Sumpah Pemuda merupakan satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Melalui sumpah yang dilakukan oleh para pemuda pada tahun 1928, mereka berhasil menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam satu tekad dan semangat, untuk melalukan perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme, sehingga terwujudlah negara Indonesia yang berdaulat adil dan makmur.

Semangat itulah yang terus coba dijaga dan dipelihara. Salah satu caranya adalah dengan kegiatan Upacara rutin yang digelar pada peringatan hari sumpah pemuda.

Drs. As’at M.Ag, Wakil Bupati yang sekaligus menjadi inspektur upacara peringatan hari sumpah pemuda, di alun-alun Lumajang pagi tadi (28/10) mengatakan, Pemuda sangat penting perannya dalam pembangunan suatu negara.

“dengan mewujudkan pemuda yang maju, unggul dan berkarakter, berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat. Untuk itu mentalitas bangsa khususnya para pemuda harus terus dibangun” ujarnya.

Untuk itu Wabup berharap agar para pemuda dapat terus mencontoh dan menerapkan semangat para pendahulunya. “86 tahun yang lalu pemuda lah yang membuka jalan untuk Indonesia menjadi sebuah bangsa. keberhasilan generasi terdahulu menyatukan hati dan pikiran bangsa Indonesia harus diteruskan. itu harus menjadi obor penyemangat untuk kita” katanya.

Disisilain Wabup yang pada kesempatan itu juga membacakan sambutan tertulis dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang baru saja dilantik, H. Imam Nahrawi, menyampaikan rasa prihatinnya terhadap kondisi pemuda dibeberapa daerah saat ini. Dimana sering terjadi pertikaian antar pelajar hanya dikarenakan permasalahan yang sepele. Bahkan tidak jarang merenggut korban jiwa.

“revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden baru kita amat relevan dalam mencetak pemuda yang berkarakter. selain itu pertikaian antar pelajar, bentrok antar mahasiswa dan elemen pemuda harus dihapuskan. Pemuda harus solid, jika pemuda solid dan bersatu, bangsa kita akan semakin kuat dan maju” tegas wabup.

Hal ini senada dengan tema sumpah pemuda tahun ini. “bangun solidaritas pemuda, maju dan berkelanjutan. Yang mana tema tersebut mengandung pesan serta ajakan untuk bersama-sama berupaya mengajak para pemuda untuk dapat memainkan perannya secara optimal sebagai perekat persatuan bangsa dalam pembangunan nasional.

Upacara kemudian ditutup dengan penandatanganan kerjasama (MOU) antara Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dengan BNN, BPBD dan Bagian Humas Setda Lumajang.

Selain itu juga dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan bagi 6 sekolah yang telah melaksanakan program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Ke 6 sekolah itu adalah SMAN 3 Lumajang, SMAN 1 Klakah, SMK 1 Klakah, SMK 1 Senduro, SMAN 1 Pasirian dan SMAN 1 Tempeh.


Sumber : humas-lmj

Kewirausahaan Menuju Kemandirian Pemuda


Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga Drs. Agus Triyono, M.Si membuka acara Temu Wicara Organisasi Kepemudaan yang berlangsung di Hotel Agung, Kamis 16/10/ ‘2014. Dihadiri ± 30 peserta dari KNPI dari 21 kecamatan dan 9 KNPI penggurus kabupaten. Dalam sambutan awal Kepala Kanpora menekankan adanya kerja sama yang baik antara pemuda yang tergabung dalam forum KNPI dan pemerintah. Sesuai dengan UU 40 Tahun 2009 dan PP 41 Tahun 2011 tentang pengembangan kewirausahaan dan kepeloporan pemuda serta penyediaan prasarana dan sarana kepemudaan. Diharapkan pemuda bisa mandiri, berkreasi dan memiliki skill yang harus dikembangkan dan tidak bergantung untuk diangkat menjadi pegawai pemerintah.

Maka dari itu, apa yang diinginkan oleh masyarakat, oleh pemuda kadangkala tidak sesuai dengan kenyataan, maunya saat ini harus terwujud, harus dilaksanakan tidak bisa, sebab rencana anggaran pemerintah tidak seperti itu, harus dianggarkan dulu tahun sebelumnya. Maka dari itu dalam forum yang kecil ini saya harap akan muncul ide-ide yang berkualitas, rencana kerja yang bagus yang diinginkan oleh teman-teman KNPI, usul, masukan, kegiatan-kegiatan apa nantinya yang harus dilaksanakan silakan anda tuangkan agar kedepan kami bisa memasukkannya dalam usulan program kerja.

Patut disayangkan jika anggaran sudah tersedia tetapi tidak dilaksanakan akan sia-sia. Padahal usulan anggaran itu sendiri pengajuannya juga tidak mudah, tegasnya. Beliau juga berharap ilmu yang didapat dalam forum temu wiacara pemuda ini ditularkan kepada orang lain, ujarnya sebelum mengakhiri sambutannya. Hadir pula dalam temu wicara organisasi pemuda ini nara sumber dari Universitas Widyagama lumajang, Fauzan Muttakin serta Ketua KNPI Lumajang, Akhmad Nur Huda atau biasa dipanggil Gus Mamak. Dalam kesempatan ini pula dari Kelompok Wirausaha Pemuda dan Pemuda Pelopor tahun 2014 juga turut diundang untuk berbagi pengalaman pada forum temu wicara ini.


Sumber : ainis/ humas-lmj

Pandan Wangi Juara Perpustakaan Desa Tingkat Nasional


Desa Pandan Wangi Kecamatan Tempeh, berhasil keluar sebagai juara pertama dalam lomba perpustakaan desa tingkat Nasional di Jakarta. Penghargaan sendiri diumumkan di gedung Smesco dan UKM Jakarta, dalam acara Gemilang Perpustakaan Nasional RI 2014, dan penganugrahan Nugra Pustakaloka tahun 2014.

Sebelumnya perpustakaan desa ini juga menjadi juara pertama ditingkat Provinsi sehingga berhak mewakili Jawa Timur dalam lomba yang sama ditingkat Nasional.

Kepala Kantor Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Lumajang, Drs. Siswinarko, MM. Menjelaskan Bahwa penilaian lomba perpustakaan Desa terbagi menjadi tiga klaster.

Tiga klaster itu terdiri dari A,B, dan C. Sementara Desa Pandan Wangi bersama 11 perwakilan Provinsi lain masuk dalam klaster A, yang merupakan klaster tingkatan tertinggi dalam lomba perpustakaan Desa tingkat Nasional.

Sebagai juara pertama, Desa Pandan Wangi berhak memperoleh piagam, tropy dan uang pembinaan sebesar 20 juta rupiah. Sementara Perpustakaan Kulon Progo berhasil meraih Juara II, sedangkan juara III diraih oleh perpustakaan Indramayu.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Drs, Sri Sularsih, M.Si Kepala Perpustakaan Nasional RI, kepada Ir. Yuli selaku Ketua Perpustakaan Desa Pandan Wangi.


Sumber : humas-lmj

BPBD Kabupaten Lumajang Simulasi Bencana Gunung Semeru


Pada hari jum’at (17/10) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lumajang melaksanakan Gelar Simulasi Bencana Gunung Semeru yang digelar di Alun-alun Kota Lumajang, yang diikuti sebanyak 1.200 warga Kabupaten Lumajang dari berbagai elemen masyarakat, untuk mengikuti simulasi dan apel siaga bencana Gunung Semeru .

Gambaran skenario letusan Gunung Semeru , terlaksana seolah-olah seperti keadaan sebenarnya. Bahkan, kesiap siagaan unsur BPBD dalam mendirikan tenda taktis dan penempatan ber bagai tenda pendukung lainnya terlaksana dengan baik.

Sebelum Simulasi digelar diawali dengan Apel Siaga dengan Inspektur Upacara Wakil Bupati Lumajang Drs. H.As’at. M.Ag dengan Komandan Upacara Kepala BPBD Kabupaten Lumajang Drs. Ribowo, dengan undangan Agus Wicaksono Ketua DPRD, AKBP Singgamata Kapolres Lumajang, Letkol TNI Akhyari Dandim 0821, Buntaran Supriyanto Mkes Sekda, Widarno Kasi Pencegahan BPBD Provinsi Jatim dan seluruh pimpinan Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Pemkab Lumajang melaksanakan upacara pembukaan Apel Siaga Bencana.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Lumajang menyampaikan, skenario yang telah digambarkan dalam simulasi apel siaga bencana hari ini, seperti inilah yang diharapkan menjadi cara bertindak ketika bencana terjadi.

"Kendati kita tidak mengharapkan bencana itu akan terjadi, simulasi dan apel siaga bencana seperti ini, perlu secara rutin dilakukan. Agar warga tahu betul bagaimana, apa yang harus dilakukan dan kemana ketika bencana terjadi," ungkap Wakil Bupati.

Tujuannya, untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa masyarakat saat bencana terjadi. Terutama, di wilayah-wilayah yang masuk kategori zona merah wilayah bahaya bencana.

Wakil Bupati menambahkan, bahwa tanggap bencana merupakan wajib hukumnya dan menjadi tanggungjawab dari pemerintah kabupaten Lumajang.

Bersama-sama lembaga legislatif, Pemkab Lumajang akan membuat perencanaan kegiatan dan penganggarannya untuk tanggap dini bencana.

Usai pelaksanaan Apel Siaga dilaksanakan . terdengar suara sirine berbunyi, aparat TNI-Polri dari jajaran Kodim 0821, Yonif 527 dan Polres Lumajang bersama BPBD dan instansi terkait lainnya, langsung bergerak melakukan mobilisasi evakuasi dan pengungsian warga. Digambarkan saat Gunung Semeru meletus, warga berhamburan. Warga yang terluka, diangkut dengan kendaraan operasional yang telah disiapkan. Mulai dari ambulan, truk TNI, kendaraan operasional Polres Lumajang dan PMI, sehingga terkesan seakan-akan bencana gunung semeru benar-benar terjadi, dimana simulasi ini menjadi perhatian masyarakat lumajang untuyk menyaksikan simulasi ini.


Sumber : humas-lmj

Asisten Tata Praja Buka Bimtek Program Keluarga Harapan


Sesuai dengan Intruksi Presiden No.1 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi poin lampiran ke 46 tentang Pelaksanaan Transparasi Penyaluran Bantuan Langsung Tunai bersyarat bagi keluarga sangat miskin sebagai peserta Program Keluarga Harapan, yang selanjutnya ditindak lanjuti dengan Surat Keputusan Bupati Lumajang tentang Tim Koordinasi Tehnis Program Keluarga Harapan Kabupaten Lumajang,yang dikomandani oleh Kepala Bappeda Kabupaten Lumajang. Pada hari Kamis(16/10) yang bertempat di Warung Apung Pondok ASRI Sukodono telah digelar Bimtek Program Kelaurga Harpan, yang diikuti oleh lebih kurang 300 peserta yang terdiri dari Camat se Kabupaten Lumajang, kasi PMD kecamatanh, para bidan dan dinas instansi terkait, dan juga dihadiri oleh Konsultan Kementerian Sosial RI dan Dinas Sosial Prop, Jawa Timur.

Acara bimtek ini dibuka oleh Asisten Tata Praja Setda Kabupaten Lumajang Drs. Mas’udi , M.Si, dimana Program Kelaurga Harapan adalah program perlindungan soaial melalui pemberian uang tgunai kepada kelaurga sangat miskin, selama keluarga tersebut memenuhi persyaratan, utamanya untuk memenuhi kebutuihan pendidikan dam kesehatan, dan juga untuk mengubah perilaku keluarga sangat miskin untuk memeriksakan ibu hamil ke puskesmas dan mengirmkan anak untuk sekolah, dimana dalam waktu panjang PKH ini diharapakan dapat memutuskan mata rantai kemiskinan atar generasi.

Ketua Tim Koordinasi PKH Kabupaten Lumajang Kepala Bappeda Kabupaten Lumajang Ir. Indah Amperawati, M.Si, mengucapkan terima kasih kepada para pendamping dimana selama ini telah menunjukkan aktifitasnya didaerahnya masing-masing, dalam sambutannya disampaikan pesan-pesan kepada para operatos PKH , kerja yang semangat, keja yang kompak , bersatu, jangan sampai ada menyudutkan temannya, banyak kreatifitas dan inovasi. Disamping Ketua Bappeda berharap kepada Konsultan Kementerian Sosial RI, agar para operator dan pendamping ini dipakai terus, meskipun program PKH telah usai tetapi mungkin masih ada program-program lainnya. Pada tahun 2015 Tim Koordinasi PKH Kabupaten Lumajang akan menyerahkan 7 unit motor Trail dan 4 unit motor bebek kepada operator PKH.


Sumber : humas-lmj

Persiapan Jawa Timur Hadapi MEA 2015


Dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015 mendatang, masyarakat dilingkungan ASEAN dapat dengan bebas melakukan transaksi perdagangan. Perdagangan bisa dalam bentuk barang atau jasa. Tentu saja menghadapi hal ini bangsa Indonesia khususnya masyarakat Jawa Timur perlu melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi hal tersebut. Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Lumajang, saat memimpin upacara dihalaman pemkab pagi tadi.

Drs. H. As’at, M.Ag yang membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur, mengajak seluruh komponen masyarakat Jatim untuk bersiap lahir batin dalam menghadapi MEA. “mari kita songsong hari depan yang penuh tantangan, terutama dalam menghadapi MEA 2015” ujarnya.

Dijelaskannya bahwa ada dua tantangan besar yang menghadang didepan sebelum MEA 2015. Pertama adalah mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sehingga secaara korelatif mampu menurunkan jumlah penduduk miskin, mengurangi pengangguran, meningkatkan indeks pembangunan manusia serta mengurangi disparitas antar wilayah. “untuk tantangan internal ini Jawa Timur sudah dalam posisi on track, dan telah mencapai kategori memuaskan sesuai skor pembangunan inklusif menurut penilaian BPS pusat” jelasnya.

Sementara untuk tantangan kedua adalah tantangan eksternal. Tantangan eksternal lebih kepada strategi kerjasama dengan berbagai negara dan kemitraan bilateral antara pemerintah maupun antar pebisnis.

Disisi lain yang menjadi perhatian serius pemerintah dalam menghadapi MEA adalah Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM). Menurutnya peran UMKM dalam perdagangan bebas komunitas ekonomi ASEAN sangatlah penting. Disektor ini terdapat 11 juta lebih tenaga kerja yang tersebar di lebih dari 6 juta UMKM. “mereka ini harus dilindungi dan dipersiapkan secara matang” ujarnya.

Untuk mengantisipasinya pemerintah telah menganbil kebijakan melalui kredit murah serta kemudahan akses permodalan melalui bank UMKM dan bank Tani. “potensi kita sangat besar, jangan sampai kalah bersaing” katanya.


Sumber : humas-lmj

Wabup Hadiri Hari Jadi Prov. Jatim Ke-69


Wakil Bupati Lumajang, Drs. H. As’at, M.Ag hadir langsung memenuhi undangan dari Gubernur Jawa Timur Dalam Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke 69 di gedung Grahadi kemarin, (12/10). Dalam peringatan hari jadi ini, Camat Senduro, Drs. Basuni, Camat Candipuro, Paimin. AP, dan Lurah Jogoyudan, Kutum Hadi, K juga turut hadiri dalam Upacara dengan Tema Hari jadi ke 69 Provinsi Jawa Timur sebagai pintu gerbang masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, menuju Jawa Timur lebih bersaing, mandiri dan sejahtera ini dihadiri oleh ribuan orang dari berbagai element di Jawa Timur.

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Timur menjelaskan, bahwa pada hakekatnya hari jadi Provinsi Jatim ini diperingati sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas perjalanan sejarah yang penuh dinamika, hingga sampai pada kemajuan Provinsi Jatim saat ini.

“Momentum ini sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku sejarah yang telah dengan gigih membangun peradaban yang ber akhlaq. Sejak berdiri tanggal 12 oktober 1945’’ ungkap Gubernur.

Gubernur melanjutkan bahwa semangat gotong royong, toleran, santun dan agamis adalah akhlak ayng menjadi modal dasar eksistensi dan kekhasan masyarakat Jatim. “semangat juang yang tak kenal menyerah untuk mensejahterakan masyarakat terus dilakukan oleh pemimpin Jatim sejak dulu” katanya.


Untuk itu pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Jatim. Dan berharap cita-cita untuk mewujudkan Jatim yang berdaya saing, mandiri dan sejahtera dapat segera tercapai. (an-m)

TMMD Imbangan Tahun 2014


Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang dr. Buntaran Supriyanto, M.Kes membuka acara Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa Imbangan Tahun 2014, yang bertempat di Lapngan Pronojiwo Kecamatan Pronojiwo, yang dihadiri oleh Muspida Kabupaten Lumajang, pimpinan DPRD yang diwakili oleh Bpk. Drs. Samsul Huda dan Komisi A DPRD Bpk. Junaedi, para pimpinan SKPD terkait, tokoh masyarakat Kecamatan Pronojiwo dan Camat Sekabupaten Lumajang . Pelaksanaan Pra TMMD Imbangan ini dilaksanakan selama 26 hari, yang dimulai tanggal 27 Agustus s/d 26 September 2014, sedangkan TMMD Imbangan dilaksanakan pada tanggal 9 s/d 29 Oktober 2014 . ini merupakan lanjutan sisa dari pekerjaan pengecoran jalan rabat beton.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 0821 Lumajang Kapten Aeh. Budi Santoso selaku panitya pelaksanaan TMMD Imbangan, melaporkan bahwa tujuan diselenggarakannya TMI Manungggal Membangun Desa Imbangan oleh TNI ini untuk mewujudkan ruang juang, alat juang, kondisi juang di wilayah dan kemanunggalan TNI Rakyat serta dalam rangka membantu Pemkab Lumajang dalam upaya menciptakan kesejahteraan masyarakatmelalui pembangunan fisik maupun nonfisikdalam rangka terwujudnya stabilitas keamanan diwilayah. Adapun sasaran TMMD Imbangan adalah pembuatan jalan rabat beton sepanjang 1,200 meter, lebar 3 meter tebal 12,5 meter, serta pembenahan badan jalan sepanjang 1.200 meter, yang terletak di Dusun Ranu Desa Pronojiwo.

Dalam sambutannya Sekda Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa dengan pelaksanaan TMMD ini adalah merupakan tugas pengabdian TNI kepada bangsa dan negara, khususnya dalam membantu meringankan beban masyarakat yang ada di dusun Ranu, dimana selama ini kurang memiliki sarana transportasi yang layak. Setelah melaksanakan pembukaan TMMD Imbangan di Lapangan Kec. Pronojiwo acara dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pelaksanaan pembuatan jalan rabat di dusun Ranu, dimana Sekretaris Daerah dan Kapolres Lumajang serta Dandim 0821 Lumajang ikut melakukan kerja bhakti bersama-sama dengan TNI dan masyarakat sekitar dilokasi pembuatan jalan rabat.


Sumber : humas-lmj

Wabup Buka Upacara Piala Koni Tahun 2014


Wakil Bupati Lumajang Drs. H.As’at. M.Ag membuka acara Pila Koni Rabu (8/10/2014) yang bertempat di stadion Semeru Lumajang , yang dihadiri 150 atlit Lumajang yang dari 15 Cabang Olahraga (Cabor) diantaranya ; cabor Sepak Bola, Tinju, Taekwondo, Balap Sepeda, Bilyar, Bola Basket, Bulutangkis, Gulat, Tenis, Lapangan, Tenis Meja, Pencak Silat, Senam, Catur, Bridge, Renang, Panjat Tebing dan Bola Volly, dimana seluruh atlit mengikuti defile dalam kegiatan pembukaan dalam piala Koni Tahun 2014. Even ini sengaja digelar sebagai tolok ukur kemampuan para atlit menghadapi pelaksanaan PORPROV Jatim Ke-V di Banyuwangi Tahun 2015 mendatang. Pelaksanaan Piala KONI digelar selama sepekan yang dimulai tanggal 8 oktober sampai 18 Oktober .

Dalam laporannya Ketua Koni Kabupaten Lumajang H Budi Santoso, SH. Msi Lumajang , menyampaikan bahwa Piala Koni ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan menjelang pelaksanaan PORPROV Jatim. Intinya, melalui piala Koni ini, maka seluruh atlet akan beradu kemampuan untuk menjadi yang terbaik. Hasilnya, akan menjadi tolok ukur kami untuk mengirimkan kontingen ke Porprov. Selain itu, melalui Piala Koni ini diharapkan bisa menjadi even untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan dan prestasi para atlit. Dalam P0rprov Jatim tahun depan di Banyuwangi, peringkat Kabupaten Lumajang diharapkan akan naik , dimana tahun lalu peringkat 18.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Lumajang Drs H Asat Malik. M.Ag saat membuka penyelenggaraan Piala Koni mengajak seluruh atlit dan insan olahraga di Lumajang untuk “ Wani Prestasi “. Lumajang, Wani Prestasi; Lumajang, Bisa; Lumajang, Juara, teriaknya diikuti ratusan atlit yang mengikuti defile.


Sumber : humas-lmj

Pencanangan Kesatuan Gerak Pkk-Kb-Kes Digelar Di Pendopo


Dengan sangat lincahnya anak-anak TK Al Ikhlas Desa Kraton Kecamatan Yosowilangun dalam membawakan   Celoteh anak dengan judul “ Pola Hidup bersih dan Sehat” dalam rangka   Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan digelar dipendopo Kabupaten Lumajang pada hari Senin (06/10)  yang dihadiri oleh Wakil Bupati Lumajang, anggota Muspida, TP.PKK Kabupaten Lumajang, Kementerian Agama Kab.Lumajang,  Camat Sekab.Lumajang , TP.PKK Kecamatan sekab.Lumajang, penyuluh lapangan KB se Kab.Lumajang dan undangan dari dinas instansi terkait. Acara ini adalah merupakan agenda rutin tahunan  dari program umum TP.PKK Kabupaten Lumajang, Badan KB Kabupaten Lumajang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang.

Wakil Bupati Lumajang Drs.H.As’at. M.Ag menjelaskan bahwa penampilan anak-anak TK dari Al Ikhlas tadi sudah menunjukkan perilaku yang sehat dan bersih mulai masih kecil, ini merupakan langkah awal untuk melakukan hidup sehat dan bersih. Untuk menuju kearah ini perlu adanya kekompakan bersama-sama  mulai dari Dinas Kesehatan, Badan KB, TP.PKK sampai ketingkat bawah, dan untuk kegiatan ini Pemerintah Kabupaten Lumajang juga menggandeng Kodim 0821 Lumajang agar bisa menyentuh masyarakat yang paling bawah, dan tidak boleh ego sektor, kita harus bekerja secara bersama-sama.

Diingatkan kepada Tim Penggerak PKK Kecamatan, agar kalau turun kebawah jangan seperti pejabat, jadilah contoh yang baik kepada masyarakat , yang bisa menjadi tauladan, baik itu perilaku dan sikap, serta peran keluarga juga harus menjadi contoh yang baik. Hari ini kita menciptakan generasi yang berkarakter dan harus mampu bersaing dengan dunia lain, lanjut As’at.  Pada kesempatan ini telah diserahkan Piagam penghargaan dan bantuan kepada para pemenang lomba, antara lain : juara I Loma Penulisan Karya Tulis kreatif Program Kependudukan dan KB Tingkat Provinsi Jawa Timur yang diperoleh Luluk Mukaromah, juara I Lomba kreativitas anak “ Dolanan Bocah” Tingkat TK/RA se Kab.Lumajang Tahun 2014 oleh TK.Dharma Wanita Gesang, bantuan BKB KIT kepada TP.PKK Kec.Ranuyoso, Paket Susu diberikan kepada TP.PKK Kec. Padang dan Kec.Gucialit, Implan diberikan Puskesmas Rogotrunan, Santuan uang duka dan Sembako untuk para lansia.

Sumber : humas-lmj



Samson Dari Senduro Pecahkan Rekor Dunia


Berapa bobot kambing terbesar yang bernah anda lihat? Jika biasanya seekor kambing yang digunakan untuk berkurban hanya seberat 20 atau terbesar 35 Kg untuk kambing dewasa. Maka bayangkan jika ada seekor kambing dengan berat 135 Kg.

Kambing jenis etawa senduro berusia 3 tahun itu dibeli oleh Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini seharga 19 juta rupiah.

Sebelumnya dirinya hingga rela blusukan, sampai akhirnya menemukan kambing berwarna putih itu di Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang.

Kambing yang diberi nama samson itu berhasil memecahkan rekor dunia versi Muri untuk kategori penyembelihan hewan kurban terberat. Penganugerahannya sendiri dilakukan oleh presiden MURI (Museum Rekor Indonesia) Jaya Suprana di lapangan parkir sebuah pusat perbelanjaan besar di Lebak Bulus Jakarta.

Dengan tinggi gumba atau punggung mencapai 100 cm, tinggi kepala 150 cm dan ukuran panjang, dari kepala hingga ekor 150 cm dan lingkar dada 115 cm. Kambing asal Lumajang ini layak dijuluki kambing kurban terbesar.
Sama seperti namanya, Samson yang menurut legenda merupakan seorang pria kuat yang tinggi besar. Kambing ini mempunyai berat 135 Kg. Dan jika kambing biasa dipotong dagingnya hanya cukup untuk paling banyak 100 orang. Maka Samson ini bisa untuk 300 orang.

Rekor kambing terbesar sedunia yang di miliki oleh Kabupaten Lumajang menunjukan bahwa potensi Kabupaten ini sangat besar. Selain pariwisata, pertanian kini peternakannya pun sudah diakui.

Tentu ini dapat menjadi penyemangat para peternak terutama kambing etawa Senduro. Untuk dapat meningkatkan kualitas ternaknya. Karena bukan tidak mungkin dalam 1 atau 2 tahun kedepan rekor samson akan di lewati oleh samson-samson lain dari Senduro.


Sumber : humas-lmj

Pemkab Kurbankan 4 Sapi Dan 59 Kambing


Pada kurban tahun ini Pemkab Lumajang menyalurkan 4 ekor sapi dan 59 ekor kambing. Dari jumlah tersebut terbanyak merupakan sumbangan dari para PNS. Kepala Bagian Kesra Drs. Abdul Qodir, menjelaskan, hanya 3 ekor sapi saja yang dibeli melalui APBD sementara sisanya merupakan sumbangan.

“3 sapi dibeli melalui APBD sementara sisanya, 1 sapi dan 59 kambing merupakan hasil sumbangan dan partisipasi dari para karyawan dan karyawati pemerintah kabupaten Lumajang” ungkapnya.

Untuk 3 ekor sapi di sembelih langsung di halaman sebelah barat alun-alun Lumajang. Sementara sisanya didistribusikan ke berbagai pondok pesantren yang ada di kabupaten Lumajang.

Pendistribusian ini jelas bertujuan agar seluruh penghuni pondok terutama masyarakat sekitar ponpes dapat turut merasaskan semarak dan nikmatnya hari raya kurban. Tidak hanya menikmati daging hewan kurban saja, namun kebersamaan saat berkumpul memotong dan menyiapkan daging kurban untuk kemudian dibagikan kepada seluruh warga.

Khusus untuk penyembelihan 3 ekor sapi di alun-alun kabupaten Lumajang. pihak panitia kurban telah membagikan 600 kupon kepada masyarakat untuk kemudian dapat ditukar dengan sebungkus daging kurban.

Dengan sistem kupon ini pembagian daging kurban dapat berlangsung tertib dan teratur. Seluruh warga dapat pulang dengan hati bahagia dan wajah ceria membawa sebungkus daging untuk dinikmati bersama keluarganya.

Bagi umat Islam, berkurban merupakan satu bentuk rasa syukur kepada Allah atas nikmat yang telah diberikan. Selain itu berkurban adalah salah satu cara berbagi simpati dan empati dengan sesama.


Sumber : humas-lmj

Hari Batik Nasional, Kenakan Batik Lumajangan


Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO. Pada tanggal ini, beragam lapisan masyarakat dari pejabat pemerintah dan pegawai BUMN hingga pelajar disarankan untuk mengenakan batik.

Sudahkah Anda mengenakan batik hari ini? Ya, hari ini tepatnya Kamis, 2 Oktober 2014 diperingati juga sebagai hari Batik Nasional. Kata Batik sendiri mengacu pada dua hal. Pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain sementara yang kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan.

Di Indonesia, batik dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit, dan menjadi sangat populer akhir abad XVIII atau awal abad XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad XX dan batik cap baru dikenal setelah Perang Dunia I atau sekitar tahun 1920-an.

Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan batik. Mulai dari jenis hingga motif, setiap kota di Indonesia memiliki ciri khas tersendiri dari batik yang dimilikinya.

Kabupaten Lumajang untuk saat ini adalah salah satunya daerah pengembang batik. Yang mana sesuai dengan salah satu program Pemerintah Lumajang periode 2013-2018  yang berbunyi “ Satu Kecamatan Satu Sentra Batik”.

Batik Lumajang memang mulai dikenal dikalangan pencinta dan pemerhati batik, hal ini terbukti bahwa dari beberapa pengrajin batik sudah sering dapat pesanan dari pengusaha butik maupun instansi pemerintah daerah lain. Corak dan warna batik Lumajang tidak kalah menarik dengan corak batik lainnya, dan batik Lumajang oleh beberapa pengrajin dijadikan media mempromosikan produk unggulan Lumajang karena beberapa pengrajin batik men-canting motif pisang agung, pisang mas kirana dan gunung Semeru di kain batiknya. Selain itu juga masing-masing pembatik menggambarkan kuda kencak atau yang masyarakat Lumajang sebutkan jaran kencak sebagai kesenian asli Kabupaten Lumajang.

Berbagai kekayaan hasil bumi Lamadjang seperti pisang agung, pepaya, lombok, teh kertowono, padi, cengkeh, tebu, tembakau, bambu juga pasir Lumajang yang terkenal dengan pasir besinya. Di tengah-tengah motifnya yg menjadi point of interest batik ini adalah tugu yg didirikan thun 1859 yang terdapat di Alun-alun Kabupaten Lumajang.

”Mencintai batik Lumajang bukan hanya dengan mempromosikan saja, tapi kita harus memakai batik Lumajang baik saat ngantor atau ada kegiatan lain. Bapak Bupati dan Wabup Lumajang juga sering memakai batik Lumajang, dan itu harus kita ikuti. Bahkan karyawan dan karyawati Pemerintah Kabupaten Lumajang pada setiap hari rabu-jum’at mengenakan batik, yang mana sebagian besar adalah hasil dari para pengrajin batik lumajang. Itu sama artinya kita membantu membesarkan usaha para pengrajin batik karena mereka akan kebanjiran order,” ungkap Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang, Eddy Hozayni. (anam/ kim-infopublik lmj)

Pemahaman 10 Program PKK .....Dilombakan


Lomba pemahaman 10 program pokok PKK yang diikuti sebanyak 21 Ketua TP.PKK Kecamatan se Kabupaten Lumajang , yang dilaksanakan Kamis (25/9) yang bertempat di Panti PKK Kabupaten Lumajang. Acara ini dibuka oleh Wakil Ketua I TP. PKK Kabupaten Ibu Tutuk As’at , yang bersamaan dengan pembukaan Lomba Dolanan Bocah . Lomba pemahaman 10 program PKK ini  merupakan realisasi program kerja dari Bidang Umum TP.PKK Kabupaten L:umajang tahun 2014. Tujuan dilaksanakan lomba ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang 10 program PKK bagi Ketua TP.PKK Kecamatan dan juga yang kedua agar 10 Program PKK ini betul-betul ditrapkan secara nyata dari penjabaran dari 10 program PKK didaerahnya masing-masing.

Dalam sambutannya Ibu As’at menyampaikan bahwa maksud diadakan lomba pemahaman 10 program PKK ini tidak hanya teori saja tetapi yang diharapkan adalah pengetrapan secara nyata dilapangan. Contoh yang paling mudah adalah perilaku sehari-hari yang dilakukan oleh ibu-ibu haruslah menjadi contoh atau panutan bagi ibu-ibu anggota TP.PKK didaerahnya masing serta masyarakat sekitar. Dan yang menjadi juri lomba ini adalah saya sendiri, jadi ibu-ibu tidak usah grogi atau nerves dalam lomba ini, lanjut beliau.

Diharapkan ibu-ibu ini menjawab apa adanya, karena disini akan diketahui sejauh mana ibu-ibu sering turun sendiri kedesa-desa untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh PKK didesa ibu. Karena hal ini sering disampaikan oleh Wakil ketua TP.PKK Kabupaten Lumajang, setiap pertemuan, tolong sering berkunjung kedesa atau dusun-dusun untuk mengetahui sejauh mana masyarakat itu sudah paham tentang 10 program pkk. Dalam lomba ini kita tidak mencari kalah atau menang, tetapi sejauh mana pelaksanaan 10 program pkk ini sudah betul-betul ditrapkan dimasyarakat. 

Sumber : humas-lmj

Rakor PKK Bakorwil Malang Di Laksanakan Di Kabupaten Lumajang


Rapat Koordinasi dan silahturahmi TP.PKK, Dharma Wanita, Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ), Perwosi dan K3S se Bakorwil III Malang dilaksanakan di Kabupaten Lumajang, Rabo (24/9) yang bertempat di Pendopo Kabupaten Lumajang yang diterima oleh Wakil Bupati Lumajang Drs.H.As’at. M.Ag dan Ibu Wakil ketua I TP.PKK Kabupaten Lumajang Ibu Tutuk As’at, yang juga Ketua GOW dan Ketua Perwosi Kabupaten Lumajang,  bersama-sama dengan pengurus TP.PKK Kabupaten Lumajang, Dharma Wanita, Perwosi, GOW dan pengurus K3S Kabupaten Lumajang, dimana rakor ini dilaksanakan tigabulanan yang secara bergantian di 12 kabupaten/kota sewilker bakorwil malang.

Para peserta rakor yang terdiri dari istri  Bupati/walikota, Wakil Bupati/wawali, istri sekretaris daerah, se wilker malang ini sangat antusias sekali dengan pameran yang diselenggarakan oleh organisasi wanita kabupaten, mereka memborong semua produk yang dipamerkan, tak terkecuali dengan batik lumajang. Dalam sambutannya Ibu As’at menyampaikan selamat datang kepada peserta rakor di Kabupaten Lumajang, kami menyambut dengan senang kehadiran ibu-ibu di Kabupaten Lumajang . Hal ini juga disampaikan tentang pesona wisata yang indah di Kabupaten Lumajang yaitu B29 ,dimana-mana akhir-akhir ini Kabupaten Lumajang utamanya Kecamatan Senduro desa Argosari sering didatangi para wisatawan baik itu lokal maupun internasional yang ingin menyaksikan keindahan B29. Selanjutnya Ibu wakil Ketua I TP.PKK ini menyampaikan program kerja dari TP.PKK, Dharma Wanita, GOW, Perwosi dan K3S.        

Wakil Bupati Lumajang Drs.H.As’at menyambut para tamu dari 12 kabupaten/kota  agak terlambat, karena bersamaan menghadiri wisuda Akademi Keperawatan Kabupaten Lumajang. Dalam sambutannya wakil Bupati menyampaikan banyaknya potensi yang ada di Kabupaten Lumajang, dimana Pemkab Lumajang berupaya ingin mengembangkan potensi yang ada dikabupaten lumajang, contohnya Pisang Agung dan Pisang Maskirana, dimana saat ini pisang maskirana ini sudah menembus dipasar internasional. Untuk pisang agung dan pisang maskirana ini bisa ditanam didaerah lain, tetapi yang lebih khas itu hanya di kabupaten lumajang. Ucapan terima kasih disampaikan kepada para ibu-ibu, dimana kiprah kaum ibu tidak bisa diremehkan begitu saja hal ini terbukti banyak hasil karya yang dihasilkan oleh para ibu, tapi jangan sampai menelantarkan putra-putrinya , harus sering mengawasi anak-anaknya, karena sekarang banyak kejahatan-kejahatan yang mengarah kepada anak-anak.

Dalam rakor ini tak lupa istri Bakorwil III Malang Ibu Eni Widarti Cipto Wiyono selaku Koordinator acara rakor ini menyampaikan program-program PKK, Dharma Wanita, Perwosi , GOW dan K3S  selama tiga bulan mendatang dengan mengacu pada Provinsi Jawa Timur. Dan dalam kesempatan ini disampaikan kepada seluruh peserta rakor untuk selalu waspada dengan cuaca sekarang yaitu kemarau, dimana banyak sekali kebakaran,  dan yang kedua tentang kesehatan, diharapkan ibu-ibu selalu memperhatikan kesehatan para putrinya dimana sekarang sering terjadi diusia muda sudah terjangkit penyakit kanker, para ibu harus mewaspadai segala kemungkinan-kemungkinan yang berdampak buruk kepada kesehatan, dan pada akhir acara disampaikan bahwa untuk pertemuan tigabulanan berikutnya bertempat di Kabupaten Bondowoso.

Sumber : humas-lmj
 
Sekretariat KIM Sinar Harapan : Jl. Raya Tukum No. 7/ 11 Desa Tukum | Kecamatan Tekung | Kabupaten Lumajang
Copyright © 2013. KIM SINAR HARAPAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger