Selamatkan Sumber Mata Air, di Hari Bumi

0 comments

Hari Bumi (Earth Day) yang jatuh pada 22 April hendaknya dijadikan momentum untuk terus menghidupkan semangat untuk merawat planet tempat kita hidup ini. Sebab, bumi kita semakin tua, semakin berat bebannya, dan semakin besar kerusakannya. Karena itu, peringatan Hari Bumi yang dilaksanakan kemarin di berbagai wilayah Indonesia dan dunia, mesti kita sambut positif.

Peringatan itu dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang melakukan aksi unjuk rasa memprotes berbagai kerusakan alam. Ada yang melakukan aksi simpatik dengan bagi-bagi bunga dan bibit pohon. Ada yang menanam pohon dan aksi cinta lingkungan lainnya. Berbagai aksi untuk memeringati Hari Bumi itu berangkat dari keprihatinan terhadap kerusakan lingkungan di bumi kita, serta keinginan untuk menghentikan berbagai kerusakan dan memperbaikinya.

Kali ini Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kunir Mas bersama dengan siswa-siswi SMK Miftahul Islam di dampingi oleh masyarakat setempat menggelar sebuah kegiatan yang bertajuk “Ini Pohonku, untuk hutankan Lumajang”. Bertempat di SMK Miftahul Islam Jl. Veteran Dusun Bentengrejo Desa Kunir Kidul Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang. Selasa (22/4).

Kegiatan ini dimulai pada pukul 06.30 WIB, yang dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang, Muspika Kecamatan Kunir. Dimana saat berlangsungnya kegiatan ini, terlebih dahulu banyak pesan yang akan di sampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang ini kepada siswa-siswi terkait dengan pentingnya peringatan Hari Bumi.

Kadin Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Ir. Nurul Huda menuturkan melestarikan lingkungan dengan cara menanam pohon itu sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia ataupun makhluk hidup yang lainnya. Dengan menanam pohon kita bisa menyelamatkan sumber mata air yang semakin lama semakin mengecil akibat penebangan pohon tanpa di lakukan reboisasi kembali. Karena air merupakan sumber kehidupan yang paling penting.

Dilanjutkan dengan penanaman symbolis oleh Kadin Lingkungan Hidup, Muspika Kecamatan Kunir, Kepala SMK Miftahul Islam, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kunir Mas dan masyarakat. Pohon yang ditanam berupa jenis mahoni, mangga, nangka, bendo dan lainnya. "Jumlahnya sebanyak 200 batang,", yang mana bibit pohon ini di kumpulkan oleh siswa-siwi SMK Miftahul Islam  dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kunir Mas.


Penanaman selanjutnya dilakukan di sepanjang tepi jalan menuju Sumber Mata Air Dusun Karang Sukup Desa Kunir Kidul. Antusias masyarakat dan siswa-siswi ini sangat baik, karena dengan menanam pohon ini bisa menyelamatkan sumber mata air untuk anak cucu nya di masa mendatang. (anam/ kim-olmj)

Read More »

Puncak B-29 Bagaikan Bukit dan Tebing Surga Lumajang

0 comments

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, merupakan salah satu taman nasional yang berada di provinsi JawaTimur, dimana TNBTS ini memiliki luas wilayah 50.276,3 ha yang berada di wilayah administratif Kabupaten Lumajang, Pasuruan, Probolinggo dan Malang. Salah satu destinasi wisata yang menarik karena wisatawan bisa melihat keindahan gunung Semeru dan Bromo, dimana Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di pulau Jawa. Dari Semeru ini kita bisa menikmati keindahan Alam Pananjakan dan air terjun Madakaripura, konon tempat moksa patih Gajah Mada. Dan untuk sekarang ini ada satu lagi tempat wisata yang menjadi ikon wisata setelah Gunung Semeru dan Ranu Kumbolo, yaitu Puncak B-29.

Tahu kah anda? B29 adalah sebuah bukit dengan ketinggian 2900 Mdpl. B29 masih bagian TN Bromo Tengger Semeru, terletak di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Dengan ketinggian 2900 meter di atas permukaan laut puncak B29 lebih tinggi dari gunung Bromo yang mempunyai ketinggian 2.392 Mdpl. Terletak di sisi tenggara gunung Bromo, pemandangan yang indah akan segera dirasakan sesampainya di sana. Kalau anda sudah sampai di puncak, anda bisa merasakan dan melihat panorama alam bagaikan bukit ataupun tebing surga nya Kabupaten Lumajang, karena Kabupaten Lumajang bagaikan “serpihan surga” yang di turunkan ke bumi oleh Tuhan.

Jika anda ingin pergi ke sini, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi karena tak ada angkutan umum ke sana. Dari Kota Lumajang Anda bisa langsung menuju ke Kecamatan Senduro, setelah itu langsung ke Desa Argosari di pekirakan ditempuh dengan jarak 40 km. Pastikan kendaraan yang dipakai dalam kondisi prima, karena sepanjang jalan akan menemui jalan terjal dan agak rusak. Sangat tak disarankan membawa sepeda motor matic karena sangat riskan sekali dengan jalanan yang menanjak. Lebih baik pakai sepeda motor bebek atau sepeda motor yang kuat untuk medan-medan yang terjal.

Di desa Argosari anda bisa menitipkan kendaraan di rumah penduduk yang menyediakan lahan parkir, di sana anda akan disambut senyuman ramah penduduk desa yang sebagian besar merupakan suku Tengger. Dimana Suku Tengger merupakan sub suku jawa. Orang- orang Tengger yang diyakini sebagai  keturunan asli Majapahit ini mayoritas menganut agama Hindu. Kata “Tengger” berasal dari Legenda Roro Anteng dan Joko Seger.

Walaupun menggunakan bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari, suku ini memiliki dialek turunan bahasa Kawi dan mempertahankan kalimat-kalimat kuno yang tidak lagi digunakan dalam bahasa Jawa modern. Mata pencaharian mereka antara lain petani sayur kembang kol, bawang prei, dan kentang.

Di lanjutkan perjalanan anda kira-kira 15 menit menuju puncak. Sesampainya di puncak B29, keindahan dari 2 sisi, yakni Timur VS Barat yang mana bila anda melihat ke arah timur bisa terlihat Kabupaten Lumajang secara keseluruhan, dan juga sekaligus bisa menikmati Mata gunung Bromo dan Batok menjadi bonus pembayar lelah. Anda juga akan disuguhi pemandangan indah berada di atas awan. Tidak salah jika pemerintah Kabupaten Lumajang memberi nama Puncak B-29 negeri di atas awan. Hamparan luas ladang sayuran dengan karakteristik pegunungan seolah bisa dijangkau tangan. Hawa dingin melengkapi pesona ini. Karenanya, jangan tinggalkan jaket Anda di rumah karena suhu di daerah sini lebih dingin dibanding daerah lain. (anam/ kim-olmj)

“ B-29 Bagaikan Bukit dan Tebing Surganya Lumajang “
Gallery Foto bisa lihat disini

Read More »

UNAS Tingkat SMA/ AMK/ MA di Mulai

0 comments

Hari ini (14/4) lebih dari 8000 siswa SMA / SMK / MA / dan SMA LB / di Kabupaten Lumajang serentak melaksanakan Ujian Nasional (UN). Siswa akan menghadapi 3 mata pelajaran yang akan diujikan dalam UN, yaitu Bahasa Indonesia, Biologi Dan Geografi. Dan untuk hari pertama Bahasa Indonesia yang menjadi ujian pembuka UN.

Read More »

Lumajang Memilih

0 comments

Indonesia sedang memasuki Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif pada 9 April 2014. Oleh karenanya, masyarakat Indonesia yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) berhak memberikan hak suara untuk menentukan DPR, DPD dan DPRD di wilayah setempat.

Read More »

Operasi Bibir Sumbing, Senyummu Adalah Kebahagian Kami

0 comments

Para penderita bibir sumbing dan langit-langit pecah kini tak perlu berkecil hati. Sebab, kini banyak orang, lembaga, atau perusahaan yang memiliki kepedulian untuk menolong mereka. Beberapa Lembaga/ Organisasi Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) dan Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat (FK-PSM) Kab. Lumajang bekerjasama dengan sebuah Lembaga/ Organisasi Kemanusiaan Dunia Lions Club Korda Jawa Timur dan Tenaga Medis dari Semarang, Mojokerto, dan Surabaya yang memiliki kepedulian terhadap sesama manusia penderita cacat.

Read More »

Pengukuhan PEPADI Kab. Lumajang 2014-2019

0 comments

Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kab. Lumajang masa bakti 2014-2019, Sabtu (29/3) malam, dikukuhkan. Acara pengukuhan digelar di Pendopo Kab. Lumajang yang dimeriahkan oleh beberapa tarian dari sanggar tari dan pergelaran wayang kulit.

Bupati Lumajang, DR. H. Sjahrazad Masdar, MA, mengatakan seniman pedalangan dituntut semakin profesional dalam menggelar pertunjukan wayang. “Dengan kerja keras dari segenap seniman, saya yakin wayang tetap menjadi kesenian kebanggaan Nusantara,” jelasnya dalam rilis Bagian Humas Setda Kab. Lumajang, Sabtu (29/3).

Ia juga menuturkan wayang merupakan refleksi tatanan masyarakat sehingga seni pewayangan harus melingkupi aspek tuntutan dan tontonan. “Dimensi tontonan dan tuntunan harus seimbang,” jelasnya. Dia menambahkan seniman wayang juga dituntut bisa menarik minat generasi muda dengan cara berinovasi dan menggunakan teknologi informasi. (anam/ kim-olmj) 

Read More »

Registrasi dan Pemeriksaan Pasien Bibir Sumbing

0 comments

Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) dan Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat (FK-PSM) Kab. Lumajang bekerjasama dengan sebuah Lembaga/ Organisasi Kemanusiaan Dunia Lions Club Korda Jawa Timur dan Tenaga Medis dari Semarang, Mojokerto, dan Surabaya yang kemudian menjadi rekanan, bermaksud ingin menggelar kegiatan Operasi Gratis bagi Penderita Bibir Sumbing atau Celah Bibir & Langit-langit.

Read More »

Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan

0 comments

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 dan Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2013 maka terdapat beberapa perubahan yang cukup mendasarkan dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan. Agar kebijakan baru pelayanan administrasi kependudukan diketahui oleh semua lapisan masyarakat, maka Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar membuat Surat Edaran Nomor : 470/182/427.43/2014, tanggal 7 Pebruari 2014 yang tertuang 7 kebijakan sebagai berikut :

Read More »

Lumajang Bersholawat

0 comments

Kegiatan Lumajang Bersholawat yang dilaksanakan hari ini, Senin (24/03), sekitar pukul 19.00 Wib di lapangan depan Gor Wira Bhakti Lumajang. Kegiatan ini dihadiri oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dari Solo, JawA Tengah dan disambut oleh Wakil Bupati Lumajang, Drs. As’at M, Ag. Acara ini diselenggarakan oleh Fosda Lumajang (Forum Silahturajmi Da’i-Da’iyah Kabupaten Lumajang).

Ribuan jama’ah pengajian akbar yang bertajuk “Lumajang bersholawat” ini yang datang bukan hanya dari Kabupaten Lumajang saja, melainkan dari sejumlah kota dan kabupaten lain diantaranya Jember, Probilinggo, Malang dan Blitar yang datang secara berkelompok. Dimana para jama’ah ini sudah berada di lokasi sebelum acara dimulai.

Alunan Sholawat dan takbir telah terlantun, sangat menggema di telinga dan meresap di hati para jama’ah pengajian yang hadir saat itu. Di lanjutkan juga dengan Wakil Bupati Lumajang yang ikut serta juga bersholawat.

Untuk mengantisipasi segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan tersebut Polres Lumajang sudah mempersiapkan 250 personil untuk melakukan pengamanan selama acara berlangsung baik itu pengamanan yang bersifat tertutup maupun pengamanan terbuka.


Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang akan mengikuti kegiatan ini, sejumlah jalur yang berhubungan langsung dengan lokasi kegiatan ini akan dilakukan penutupan. Acara Lumajang Bersholawat berlangsung dengan aman dan kondusif. (anam/ kim-olmj) 

Read More »

SANORAH

0 comments

Sebanyak 16 kantong darah segar disumbangkan oleh beberapa warga di wilayah Kecamatan Tekung dalam aksi donor darah yang dilaksanakan, Minggu (23/3) di Balai Desa Tukum. Aksi SANORAH (Sadar Donor Darah) yang dilaksanakan secara rutin oleh Karang Taruna Setya Bhakti Desa Tukum. Di ikuti oleh 24 warga Kecamatan Tekung, dan didampingi Personal dari Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Cabang Ibu Siti Mariyam menjelaskan, aksi donor darah merupakan bentuk kepedulian serta rasa kebersamaan dari Pemuda Karang Taruna Setya Bhakti Desa Tukum dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan darah.


Kegiatan ini merupakan aksi rutin yang dilakukan setiap 3 bulan sekali, dan diharapkan menjadi gaya hidup masyarakat yang peduli dengan sesama. “Sumbangan dari warga ini akan kita salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini akan sangat membantu pengadaan darah segar dan sehat, kepada pasien yang membutuhkan di rumah sakit yang ada di Kabupaten Lumajang,” kata Ibu Mariyam.


Dijelaskan Ketua Karang Taruna Setya Bhakti, Bpk. Saiful, aksi donor darah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Karang Taruna Setya Bhakti Desa Tukum Kec. Tekung Kab. Lumajang. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi institusi yang ada, baik pemerintah maupun swasta yang ada di Kabupaten Lumajang.

“Kami mengapresiasi pihak menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin, untuk memperingati hari-hari besar. Kita masih sering kekurangan stok darah, sementara kebutuhan dari hari-kehari semakin meningkat,” kata Bpk Saiful.

Ditambahkan Ibu Mariyam, pihaknya siap mendatangi pihak pendonor yang berkelompok langsung ke lokasi yang diminta pendonor. Pihaknya juga setiap saat, siap melayani calon pendonor yang datang ke kantor PMI Cabang Kabupaten Lumajang.

Read More »

Ujian Seleksi Calon Perangkat Desa Tukum

0 comments

Sabtu (22/3) Pemerintah Desa Tukum melalui Pemerintahan Kecamatan Tekung mengadakan seleksi tes tertulis bagi perangkat desa dikarenakan terdapat kekosongan jabatan Perangkat Desa Tukum. Ujian seleksi calon perangkat desa tukum ini dilaksanakan di Aula Kecamatan Tekung, dimulai pukul 09.00 WIB. Pelaksanaan ujian ini dihadiri oleh Camat Tekung, Muspika setempat, dan tim penilai dari UPT. Pendidikan Kec. Tekung.

Kepala Desa Tukum, Bpk. Shodiq menuturkan merespon kekosongan yang terjadi, dari pihak Pemerintah Desa Tukum mengadakan seleksi tertulis. Kekosongan pada 4 jabatan perangkat desa tukum itu diperebutkan oleh 26 peserta calon perangkat desa. Tetapi saat ujian seleksi ini berlangsung, hadir 25 orang calon, dikarenakan 1 orang calon peserta mengundurkan diri.

Kekosongan formasi perangkat desa ini terdiri dari sejumlah jabatan. Dari mulai kepala dusun (kasun) Pandansari, Munder, dan Tukum Kidul, serta Kepala Urusan (kaur) Pemerintahan. “Kekosongan terjadi karena perangkat yang lama telah purna tugas/ meninggal. Kekosongan mulai terjadi sejak 2 tahun yang lalu hingga sekarang ini,” ungkapnya.

Camat Tekung, Drs. Herry Sumartono, M.Si  menuturkan secara umum, materi dari ujian tertulis terbagi dalam dua kategori. Untuk soal dari Kecamatan berisikan materi tentang bahasa Indonesia, Matematika, Pancasila, Pengetahuan tentang UUD 45 serta UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Sementara soal dari desa bermaterikan pengetahuan tentang pemerintahan desa, pengetahuan umum dan pengetahuan komputer. “Soal dibuat sebanyak 100 soal.

Kendati terjadi kekosongan, dipastikan kinerja pelayanan desa selama ini tetap berjalan lancar. Bpk. Shodiq menegaskan, setiap formasi yang kosong sementara waktu ditangani oleh perangkat lainnya. “Jadi pelayanan kepada masyarakat desa tetap berjalan normal. Sebab yang mengurusi di formasi yang kosong itu ada, meskipun belum secara definitif,” urainya.



Penilaian hasil seleksi di lakukan waktu itu juga, dengan hasil seleksi perangkat desa tukum Jabatan Kasun Pandansari (Agus Wibowo), Kasun Munder (Yudi Umaryono), Kasun Tukum Kidul (Lukman), dan Kaur Pemerintahan (Abdul Aziz).



Untuk pelantikan peserta yang lolos nanti langsung dilakukan di tiap desa oleh kades yang bersangkutan. Sebab untuk melantik perangkat desa cukup hanya dengan mengeluarkan SK. Kades setempat saja. “Pelantikan dari 4 formasi jabatan yang kosong itu nanti langsung oleh kades dengan difasilitasi oleh camat selaku pembimbing wilayah setempat.

Harapan ujian seleksi calon perangkat desa tukum ini bisa memilih Perangkat Desa yang loyal mengabdi untuk melayani masyarakat. (anam/ kim-olmj)

Read More »

Bhaksos ke-6 oleh PPCI Kab. Lumajang

0 comments
Dr. Armanto sedang memeriksa pasien

Untuk Ke-6 kalinya PPCI (Persatuan Penyandang Cacat Indonesia) Kab. Lumajang yang di ketuai oleh Ali Muslimin bekerjasama dengan Klinik Mata Tritya Surabaya, mengadakan serangkaian kegiatan yang berupa screening mata gratis dan SANORAH (Sadar Donor Darah) dengan Lions Club dan UDD PMI Lumajang sebagai Organisasi/ Lembaga yang mendukung berjalannya kegiatan ini.

Read More »

Pelayanan Kesehatan Hewan dan Inseminasi Buatan Gratis

0 comments

Dalam upaya pelayanan terhadap masyarakat Kab. Lumajang, Pemkab. Lumajang Barat melalui Dinas Peternakan setempat memberikan pelayanan kesehatan hewan dan inseminasi secara gratis.

Read More »

Aksi Gerakan Ini Pohonku, Untuk Hutankan Lumajang

0 comments

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari 21 Kecamatan dan Youth Information Community (YIC) yang terdiri dari sejumlah pelajar SMA/ SMK/ MA yang berada di wilayah Kab. Lumajang. Sabtu (15/3) melaksanakan sebuah Aksi Gerakan penanaman pohon bersama yang bertemakan “Aksi Gerakan Ino Pohonku, Untuk Hutankan Lumajang“ di lokasi Pemandaian Alam Selokambang.

Aksi Gerakan Ini Pohonku ini diikuti oleh kurang lebih 400 orang, Hadir dalam kegiatan itu 21 KIM kecamatan, YIC se Kabupaten Lumajang, KIM Bijak Kota Malang, Kepala Dinas Kehutanan Kab. Lumajang Ir. Imam Suryadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Lumajang Ir. Nurul Huda, Kepala Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kab. Lumajang Drs. Gawat Sudarmanto, Dinas Pertanian Kab. Lumajang, Dinas Perkebunan Kab. Lumajang, Camat se Kabupaten Lumajang, Ketua Forum Lumajang Sehat DR. Eko Romadhon, Kepala Desa Purwosono dan Tokoh Masyarakat Desa Purwosono. Penanaman pohon bersama ini dalam rangka untuk memupuk rasa tanggugjawab bersama untuk menjaga dan meningkatkan agar Kabupaten Lumajang lebih hijau dan lebih bersih.

Sebelum acara penanaman pohon, KIM dan YIC dibekali materi “pentingnya menanam pohon dan lingkungan” oleh Andik Gondrong salah satu unsur JICA dan pelaku Restorasi Lingkungan Semeru dan Toni unsur TNBTS dari wilayah Kab. Lumajang, Kab. Malang, Kab. Pasuruan.

Penanaman pohon oleh Wakil Bupati Lumajang, Drs. As’at M.Ag dalam kesempatan bertemu dengan  21 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Youth Information Community (YIC) sering mengungkapkan bahwa " semua kerusakan alam akibat ulah manusia. Ia meminta agar semua merenung dan mulai sadar bahwa seluruh peristiwa bencana alam dijadikan pijakan melakukan kebenaran. “Kita harus bertanya pada diri kita, sudah berapa pohon yang telah kita tanam. Karena hujan yang diturunkan adalah anugerah Tuhan untuk memberikan air ke muka bumi dan seberapa siap tanah ini menyimpan air tergantung dari seberapa banyak pohon yang kita tanam,” kata Wakil Bupati As’at. “Terima kasih KIM dan YIC yang telah melakukan gerakan menanam pohon, dan mari tekat ini dijadikan tekat kita bersama untuk mempertahankan kelestarian sumber mata air dan melestarikan lingkungan agar tetap hijau dan hasilnya akan dirasakan oleh anak cucu kita,” tambah Wakil Bupati As’at. Lalu, Wakil Bupati As’at mengajak KIM dan YIC mengangkat pohon dan mengucap kata “INI POHONKU, HUTANKAN LUMAJANG”, kemudian bersama sama menuju lokasi penanaman pohon di area Selokambang.


Penanaman pohon secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Lumajang Drs. As’at, M.Ag, Sekretaris Daerah dr. Supriyanto M.Kes, ketua KIM Minak Koncar Sukodono, ketua YIC dan ketua KIM Bijak Kota Malang. 5 pohon langka yang ditanam itu terdiri dari kepel, pronojiwo, bisbul, saputangan, dan gowok menandai dimulainya penanaman pohon secara serentak di beberapa lokasi area Pemandian Selokambang. Selanjutnya KIM dan YIC akan melakukan penanaman pohon di Kecamatan/wilayah dimana KIM dan YIC berdomisili, utamanya di lokasi sumber-sumber mata air. KIM Bijak Kota Malang turut hadir untuk menanam pohon persahabatan. (anam/ kim-olmj)

Read More »

Konsolidasi 3 Pilar Desa se-Kab. Lumajang

0 comments

Menghadapi Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang akan dilaksanakan di tahun 2014,  Polres Kab. Lumajang  melakukan penguatan peran Babinkamtibmas (Bintara Pembinanaan dan Keamanan Ketertiban Masyarakat) serta Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan kepala desa maupun kepala kelurahan di Kab. Lumajang.

Read More »