SELAMAT DATANG...!!!

SELAMAT DATANG DI WEBBLOG KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT. WEBBLOG INI MERUPAKAN MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI BAGI ANDA UNTUK MENGENAL LEBIH DEKAT KABUPATEN LUMAJANG DARI BERBAGAI ASPEK DIANTARANYA PELAYANAN MASYARAKAT, POTENSI WILAYAH, SARANA-PRASARANA, DAN BEBERAPA INFORMASI LAINNYA YANG BISA ANDA SERAP.. SELAMAT MEMBACA...!!

SLOGAN

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!

SPANDUK

SPANDUK

BERITA UTAMA

Latest Post

E-Magazine KIM Sinar Harapan Edisi 2

Jambore Gerbang Mas Siaga Kec. Yosowilangun


Rabu (30/4), di Stadion Kecamatan Yosowilangun TP-PKK Kecamatan Yosowilangun menggerlar Kegiatan Jambore Posyandu Gerbangmas Siaga bagi seluruh kader Posyandu Gerbangmas Siaga dari masing-masing desa di wilayah Kecamatan Yosowilangun. Kegiatan ini diikuti sebanyak 650 kader posyandu Gerbangmas Siaga.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kab. Lumajang, Ibu Supadmi Sjahrazad Masdar,  Camat Yosowilangun, Ketua TP.PKK Kecamatan Yosowilangun, Ketua TP.PKK Desa se-Kecamatan Yosowilangun serta seluruh anggota kader posyandu se kecamatan yosowilangun. Pelaksanaan jambore ini dimkasudkan untuk meningkatkan komitmen dalam melaksanakan kegiatan posyandu, meningkatkan kesadaran, kemauan serta semangat dalam mewujudkan derajat kesehatan lingkungan yang lebih utama lagi adalah perilaku hidup sehat dalam sehari-hari.

Dalam sambutannya Ibu Ketua TP.PKK Kabupaten Lumajang Ibu Supadmi Sjahrazad Masdar, berharap dengan adanya pelaksanaan jambore bagi kader posyandu gerbangmas siaga kecamatan yosowilangun, agar para kader dapat memanfaatkan moment inik dengan sebaik-baiknya untuk pengembangan diri sehingga kedepan dapat menjalankan peran sebagai kader posyandu yang berguna untuk masyarakat.

Dengan diadakan lomba-lomba ini akan menjadi kader yang militan serta dapat lebih meningkatkan prestasinya. Karena kader posyandu ini adalah ujung tombak dalam kegiatan posyandu di wilayahnya masing-masing.

Diharapkan agar para kader posyandu ini sering membaca dengan memanfaatkan rumah baca yang ada, karena buku merupakan guru terbaik untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.


Kita tahu bahwa tugas para kader ini adalah sangatlah berat, sudah tidak mendapat gaji, tetapi rela untuk meluangkan waktunya demi kesejahteraan masyarakat sekitarnya. (anam/ kim-olmj)

Pemilihan Karang Werda Berprestasi


Komunitas Karang Werda Kelurahan Ditotrunan makin menunjukkan eksistensinya. Saat gelarnya Kegiatan Pemilihan Karang Werda Berprestasi pada, Selasa (29/4), di Balai Kelurahan Ditotrunan. Anggota Karang Werda ini berunjuk macam- macam karya dan kegiatan kreatif.

Para lansia begitu bersemangat dalam acara Pemilihan Karang Werda Berprestasi kali ini,  Beragam kegiatan digelar. Mulai senam sehat bersama, bernyanyi bersama, pemeriksaan kesehatan bagi para lansia, dan pertunjukan tari remo.

Ibu Ratih, salah seorang (lansia), mengatakan “sebelum acara Pemilihan Karang Werda Berprestasi ini gelar, terlebih dulu para lansia ini sangat bersemangat saat latihan karya dan kegiatan, bahkan saya yang seorang penjual cenil di pasar, saya libur untuk berjualan karena ini sangat penting untuk Komunitas Karang Werda Kelurahan Ditotrunan ini untuk kedepannya”.

Ia berharap, semoga komunitas karang werda dari Kelurahan Ditotrunan bisa menggeret piala dalam Pemilihan Karang Werda Berprestasi Kali ini.

Komunitas itu merupakan wadah bagi para lansia agar tetap sehat dan bersemangat menjalani kehidupan. Yang mana pada masa sekarang ini banyak lansia yang hanya menjalani kehidupannya dengan hanya diam di rumah. Tetapi dengan adanya komunitas Karang Werda ini bisa memberikan warna kehidupan yang baru untuk para lansia.

(anam/ kim-olmj)

Peresmian Ponpes Baiturrochman Hidayatullah


Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang dan Pengurus Baitul Maal Hidayatullah wilayah Jawa Timut bersama para tokoh ulama setempat, menghadiri acara Peresmian Pondok Pesantren (Ponpes) Baiturrochman Hidayatulah, di Dusun Pusung Duwur Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Minggu (274/4/2014).

Peresmian ini ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Bapak Wakil Bupati Lumajang, Drs. As’at M.Ag yang disaksikan oleh Ketua Baitul Maal Hiayatullah wilayah Jawa Timur dan segenap undangan yang hadiri terdiri dari para DAI dari sejumlah wilayah Kabupaten/ Kota di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Wabub As’at menuturkan tentang tanggapan Pemerintah terhadap pembangunan Pesantren ini dan menyambut baik adanya muhsinin (dermawan) yang menyumbangkan dananya untuk pembangunan pesantren, yang sebenarnya pembangunan pesantren ini turut membantu pemerintah dalam pembinaan keagamaan dan penyebaran agama islam di wilayah suku tengger ini, dimana seku tengger ini yang mayoritas pendudukanya beragama hindu.

Terbukti, saat Ustadz Yunus sebagai salah satu pengurus Pondok Pesantren Bairturrochman Hidayatullah ini resmi menjadi warga Dusun Pusung Duwur Desa Argosari, kedatangannya di sambut baik oleh warga sekitar dan beberapa warga sekitar banyak yang berpindah ke agama islam.

Harapannya dengan di resmikannya Ponpes Baiturrochman ini bisa menyebarkan ajaran agama islam secara luar di wilayah ini, bahkan bisa lebih luas lagi.

(anam/ kim-olmj)

Penyerahan SK Kenaikan Pangkat PNS di Kab. Lumajang


Sejumlah 752 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan 1-4 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang, Senin (28/4) tersenyum lebar. Pegawai yang terdiri dari PNS Tenaga Administrasi dan Tenaga Fungsional di Kabupaten Lumajang tersebut menerima SK kenaikan pangkat per 28 April 2014. Serah terima SK kenaikan pangkat diberikan langsung oleh Wakil Bupati Lumajang, Drs. As’at M.Ag kepada pegawai yang berhak menerimanya di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Sebagaimana yang dicita-citakan oleh Pemkab Lumajang bahwa melalui kenaikan pangkat pegawai harus meningkatkan kualitas kinerjanya, meningkatkan disiplinnya dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan memberikan pelayanan secara maksimal. hal tersebut merupakan tuntutan logis dari Pemkab Lumajang kepada para PNS

Sementara dalam sambutan tertulis Bupati Lumajang DR. H. Sjahrazad Masdar. MA, yang dibacakan oleh Wakil Bupati. Bupati mengingatkan kepada seluruh PNS untuk dapat menjadi contoh dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini menyinggung beberapa kasus yang melibatkan para PNS seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian maupun masalah keluarga dan perselingkuhan.

“PNS harus menjadi contoh masyarakat, PNS merupakan teladan bagi masyarakat khususnya masyarakat Lumajang, apabila ditemukan PNS yang melanggar jelas akan mendapat sanksi dari Pemerintah. gaji maupun pangkatnya akan diturunkan” tutup Wabup As’at.


Selain itu, beliau juga mengingatkan agar pegawai dapat menjaga sikap dan perilakunya di masyarakat, karena mereka membawa nama Pemerintah Kabupaten Lumajang. Akhirnya diucapkan selamat atas kenaikan pangkat yang baru diterimanya, semoga mendapatkan barokah kedepannya. (anam/ kim-olmj) 

Peletakan Batu Pertama Mushola Baiturrochman Hidayatullah


Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang dan Pengurus Baitul Maal Hidayatullah wilayah Jawa Timut bersama para tokoh ulama setempat, melakukan peletakan batu pertama terhadap pembangunan Mushola Baiturrochman Hidayatulah, di Dusun Gedok Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Minggu (274/4/2014).

Pembangunan Mesjid tersebut diprakarsai oleh Ustadz Yunus warga setempat. Wakil Bupati Lumajang, Drs. As’at M.Ag didaulat melakukan peletakan batu pertama di atas lahan seluas kurang lebih 1/2 Hektare.

Wabub As’at menuturkan tentang tanggapan Pemerintah terhadap pembangunan mushola ini dan menyambut baik adanya muhsinin (dermawan) dari Yayasan Baitul Maal Hidayatullah wilayah Jawa Timur yang menyumbangkan dananya untuk pembangunan Mushola, yang sebenarnya pembangunan mushola ini turut membantu pemerintah dalam pembinaan keagamaan dan penyebaran agama islam di wilayah suku tengger ini, dimana suku tengger ini yang mayoritas pendudukanya beragama hindu.

“Bismillahirrahmanirrahim, semoga pembangunan mushola ini dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat,” ujar Wabub As’at.

“Harapan kita selesainya pembangunan mushola ini bisa terwujud dengan cepat, supaya anak-anak kita dapat menimba ilmu dengan baik

(anam/ kim-olmj) 

Dokter Gowes Bersama Sekda Lumajang


Berkeliling ke Wisata di Wilayah kabupaten Lumajang memang sangat mengasyikkan, apalagi dilakukan bersama keluarga atau orang-orang terdekat. Tapi, bagaimana jika jalan-jalannya dengan mengayuh sepeda?

Kali ini Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, dr. Buntaran Suprianto menggerlar kegiatan Sepeda Sehat yang bertemakan “Dokter Gowes”. Dimana pesertanya terdiri dari rekan dokter dari Sekda Lumajang yang berasal dari luar Kabupaten Lumajang, dan diikuti juga oleh staf Pemerintah Kabupaten Lumajang. Minggu (27/4) di Alun-alun Lumajang starty di mulai.

Dokter Gowes kali ini, semua peserta dengan sepeda, menggowes sepedanya menuju salah satu tempat wisata yang ada di wilayah Kabupaten Lumajang, yaitu Pemandian Alam Selokambang.

Dari segi kesehatan, mengayun sepeda itu bukan hanya baik untuk kesehatan, tetapi merupakan sarana transportasi yang ramah lingkungan dan mengurangi polusi akibat banyaknya kendaraan bermotor dan global warming.

(anam/ kim-olmj)

Penataran Pelatih Tk Dasar Anggota KONI


Sebanyak 50 pelatih dari Ormas dan Sekolah yang berada dibawah naungan KONI Kabupaten Lumajang, Sabtu (26/4), mengikuti Penataran pelatih tingkat dasar di Kantor KONI Kab. Lumajang.

Penataran pelatih cabor yang dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KONI Kab. Lumajang, Budi Santoso ini merupakan upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) kepelatihan Ormas dan Sekolah Olahraga Kab. Lumajang.

Lebih dari itu, penataran ini juga untuk melapisi tenaga kepelatihan yang ada menghadapi pertandingan pada pekan olahraga selanjutnya. "Ini langkah awal kita mempersiapkan diri menghadapi pertandingan pada pekan olahraga, dan kita harapkan pelatih baru ini bisa melapisi pelatih yang sudah ada di pekan olahraga sebelumnya," ujar Budi Santoso.

Menurutnya, keberadaan pelatih pemula ini diharapkan bisa memberikan andil untuk peningkatan prestasi olahraga diusia dini. "Artinya pelatih - pelatih baru ini diharapkan sudah bisa memegang ormas dan sekolah olahraga khusus di kejuaraan junior," ujarnya

Dikatakan pria yang akrab disapa Cak Min, Ketua NPC (National Paralympic Commite) Kab. Lumajang setiap tahun ilmu kepelatihan terus mengalami perkembangan yang pesat. Begitu juga dengan peraturan pertandingan yang terus mengalami perubahan.

"Jadi penataran ini bagian dari pendidikan kepada para pelatih baru untuk bisa mengembangkan diri, dan berinteraksi dengan situasi dalam memimpin tim, karena tantangan kita kedepan lebih berat," pungkasnya.

(anam/ kim-olmj)

Upacara Memperingati Hari Otoda ke VXIII tahun 2014


Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke- XVIII, di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jl. Alun-alun Utara No. 7, Jum’at (25/4).

Mendagri dalam amanat yang dibacakan oleh Sekda Lumajang menyampaikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah menggunakan prinsip otonomi yang seluas-luasnya.  Artinya daerah diberikan kewenangan mengurus dan mengatur semua urusan pemerintahan, diluar yang menjadi urusan Pemerintah.

Daerah memiliki kewenangan membuat kebijakan untuk memberi pelayanan, peningkatan peran serta prakarsa, pengembangan kearifan lokal, dan pemberdayaan masyarakat, yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Mendagri mengingatkan berbagai kebijakan terkini yang perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah dalam rangka mengoptimalkan tata kelola pemerintahan, yaitu :
1.     UU No. 24/2014 tentang Administrasi Kependudukan.  Pemerintah harus memberikan pelayanan yang lebih baik, lebih mudah dan tidak membebani rakyat untuk mendapatkan dokumen kependudukan dan catatan sipil;
2.     UU No 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara.  Harus dipandang sebagai upaya untuk peningkatan kualitas sumber daya aparatur dalam rangka mewujudkan kualitas birokrasi yang mendunia yang siap bersaing dengan birokrasi negara lain;
3.     UU No. 6/2014 tentang Desa.  Merupakan upaya untuk mensejahterakan masyarakat desa.
4.     RUU Pemda dan RUU Pemilihan Kepala Daerah.  RUU Pemda bermaksud untuk memperjelas konsep desentralisasi dalam NKRI dan memperjelas efektifitas berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan daerah.  RUU Pilkada nantinya harus benar benar menjadi media penguatan demokratisasi lokal dalam upaya untuk mendapatkan para pemimpin daerah yang kapabel dan akseptabel.
5.     Kebijakan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) khususnya BPJS Kesehatan merupakan kebijakan untuk lebih menjamin akses pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.


Upacara Hari Otda diikuti oleh seluruh karyawan/ karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang termasuk Camat se-Kabupaten Lumajang berjalan dengan hikmat. (anam/ kim-olmj)

AYOO.. NGONTEL SEPEDA JADOEL


Dalam rangka HUT Kresno Seto yang ke I dan memperingati Hari Pendidikan Nasional. Kumpulan Rakyat Tresno Sepeda Unto ( kresno seto ) Kabupaten Lumajang akan mengadakan kegiatan Ngonthel Sepeda Jadoel se-Kab. Lumajang, pada minggu 11 Mei 2014 . Mohon para onthelis Lumajang ikut meramaikan kegiatan ngonthel tersebut.

Info lebih lanjut bisa hubungi panitia... terima kasih...


BUKU ADALAH SUMBER ILMU & INFORMASI


Buku merupakan sumber ilmu yang tak pernah kering sepanjang masa. Dari waktu ke waktu manusia haus akan ilmu, karena itu mereka membacanya untuk memuaskan rasa keinginan tahuannya terhadap lingkungan disekitarnya. Bahkan orang-orang menyebutnya adalah jendela dunia, karena seluruh informasi-informasi di dunia terangkum menjadi satu didalam sebuah buku yang dapat dibaca kapanpun dan dimanapun berada.

Di sinilah pernan buku sangat penting untuk memajukan bangsa. Karena dengan membaca buku-buku yang bermanfaat dapat meningkatkan kecerdasaan, kreatifitas, dan tanggap akan keadaan yang terjadi di sekitarnya. Karena itu, perkenlakan anak-anak kita dengan buku yang bermutu dan membangun jiwa mereka terhadap lingkungan sekitar.

Walaupun bentuknya telah berubah namun fungsi buku tetaplah sama, hal ini disampaikan oleh BPT Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lumajang, Nanang Wijaya. Menurutnya orang-orang tetap menjadikan buku sebagai pusat informasi, pengetahuan bahkan hiburan.

Faktanya minat baca masyarakat kadang terkendala oleh naiknya harga jual buku. Menurut Nanang, hal itu adalah wajar mengingat bahan baku buku yang berupa kertas juga mengalami kenaikan. Belum lagi ongkos cetak dan lain-lain. berkat kemajuan teknologi saat ini di internet telah banyak tersedia buku digital sebagai pengganti buku konvensional yang tentu lebih murah ongkos produksinya, bahkan banyak juga buku digital yang dapat didownload secara gratis.

Namun bukan berarti masalah tersebut terselesaikan, karena saat ini masih sedikit buku digital yang berbahasa Indonesia. Kebanyakan masih menggunakan bahasa Inggris bahkan bahasa asing lain. ketidakmampuan masyarakat dalam penguasaan bahasa asing tentu menjadi kendala dalam membaca buku.

Untuk itu melalui momentum hari buku sedunia yang jatuh pada 23 April setiap tahunya, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lumajang akan mengelar kegiatan bina dan loka karya yang akan melibatkan calon bina usaha muda,masyarakat, lembaga kursus bahasa dan komputer di Kabupaten Lumajang. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 17 Mei mendatang. Lembaga kursus bahasa dan komputer sengaja dilibatkan sebagai salah satu solusi mengatasi banyaknya buku digital yang berbahasa asing. Nantinya masyarakat yang berminat untuk belajar dapat mendaftarkan diri ke Kantor Perpustakaan dan Arsip secara gratis.

Yuk! Mari kita menjaga buku yang kita miliki agar bias di wariskan kelak ke anak, cucu, dan cicit kita nantinya. Dan ingat jangan pernah menganggap remeh akan sebuah kekuatan buku karena banyak ilmu yang tidak pernah kita ketaui dalam buku tersebut.


Dan bagi orang tua marilah kenalkan buku kepada anak-anak sejak dini karena kebiasaan itu akan tertanam hingga ia dewasa terus berlanjut ke cucu dan cicit kita nantinya. (anam/ kim-olmj)

Selamatkan Sumber Mata Air, di Hari Bumi


Hari Bumi (Earth Day) yang jatuh pada 22 April hendaknya dijadikan momentum untuk terus menghidupkan semangat untuk merawat planet tempat kita hidup ini. Sebab, bumi kita semakin tua, semakin berat bebannya, dan semakin besar kerusakannya. Karena itu, peringatan Hari Bumi yang dilaksanakan kemarin di berbagai wilayah Indonesia dan dunia, mesti kita sambut positif.

Peringatan itu dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang melakukan aksi unjuk rasa memprotes berbagai kerusakan alam. Ada yang melakukan aksi simpatik dengan bagi-bagi bunga dan bibit pohon. Ada yang menanam pohon dan aksi cinta lingkungan lainnya. Berbagai aksi untuk memeringati Hari Bumi itu berangkat dari keprihatinan terhadap kerusakan lingkungan di bumi kita, serta keinginan untuk menghentikan berbagai kerusakan dan memperbaikinya.

Kali ini Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kunir Mas bersama dengan siswa-siswi SMK Miftahul Islam di dampingi oleh masyarakat setempat menggelar sebuah kegiatan yang bertajuk “Ini Pohonku, untuk hutankan Lumajang”. Bertempat di SMK Miftahul Islam Jl. Veteran Dusun Bentengrejo Desa Kunir Kidul Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang. Selasa (22/4).

Kegiatan ini dimulai pada pukul 06.30 WIB, yang dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang, Muspika Kecamatan Kunir. Dimana saat berlangsungnya kegiatan ini, terlebih dahulu banyak pesan yang akan di sampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang ini kepada siswa-siswi terkait dengan pentingnya peringatan Hari Bumi.

Kadin Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Ir. Nurul Huda menuturkan melestarikan lingkungan dengan cara menanam pohon itu sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia ataupun makhluk hidup yang lainnya. Dengan menanam pohon kita bisa menyelamatkan sumber mata air yang semakin lama semakin mengecil akibat penebangan pohon tanpa di lakukan reboisasi kembali. Karena air merupakan sumber kehidupan yang paling penting.

Dilanjutkan dengan penanaman symbolis oleh Kadin Lingkungan Hidup, Muspika Kecamatan Kunir, Kepala SMK Miftahul Islam, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kunir Mas dan masyarakat. Pohon yang ditanam berupa jenis mahoni, mangga, nangka, bendo dan lainnya. "Jumlahnya sebanyak 200 batang,", yang mana bibit pohon ini di kumpulkan oleh siswa-siwi SMK Miftahul Islam  dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kunir Mas.


Penanaman selanjutnya dilakukan di sepanjang tepi jalan menuju Sumber Mata Air Dusun Karang Sukup Desa Kunir Kidul. Antusias masyarakat dan siswa-siswi ini sangat baik, karena dengan menanam pohon ini bisa menyelamatkan sumber mata air untuk anak cucu nya di masa mendatang. (anam/ kim-olmj)

Peringati RA. Kartini dengan Lomba Fotografi


Dalam rangka memperingati Hari RA. Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2014, Community Photography Lumajang bekerjasama dengan Dharma Wanita Kab. Lumajang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Lumajang, dan Bagian Humas Setda Kab. Lumajang menggelar sebuah kegiatan lomba fotografi dengan tema “Perempuan”.

Yang mana kegiatan ini berlangsung di Alun-alun Lumajang, pukul 08.00 WIB, dan di kunjungi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, dr. Buntaran Suprianto, M.Kes. Kegiatan ini diminati oleh banyak fotografer yang berasal dari Kabupaten Lumajang, akan tetapi peserta yang bisa mengikuti hanyalah fotografer perempuan. Di karenakan sesuai dengan tema di Hari RA. Kartini.

Di season Pertama, di pendopo alun-alun sudah siap dengan 2 orang model perempuan yang anggun, layaknya RA. Kartini yang memakai baju kebaya, dengan sanggulnya. Usai memotret model, dilanjutkan dengan season kedua, memotret kesenian tari-tarian, yang mana disini fotografer harus memotret pergelaran tari yang sedang berlangsung.

Harapannya, dengan di peringati nya  hari RA. Kartini dengan lomba fotografi ini, bisa memberikan kesan, bahwa fotografer perempuan juga bisa hebat, dan bisa terus eksis di dunia fotografi.

(anam/ kim-olmj)

Puncak B-29 Bagaikan Bukit dan Tebing Surga Lumajang


Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, merupakan salah satu taman nasional yang berada di provinsi JawaTimur, dimana TNBTS ini memiliki luas wilayah 50.276,3 ha yang berada di wilayah administratif Kabupaten Lumajang, Pasuruan, Probolinggo dan Malang. Salah satu destinasi wisata yang menarik karena wisatawan bisa melihat keindahan gunung Semeru dan Bromo, dimana Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di pulau Jawa. Dari Semeru ini kita bisa menikmati keindahan Alam Pananjakan dan air terjun Madakaripura, konon tempat moksa patih Gajah Mada. Dan untuk sekarang ini ada satu lagi tempat wisata yang menjadi ikon wisata setelah Gunung Semeru dan Ranu Kumbolo, yaitu Puncak B-29.

Tahu kah anda? B29 adalah sebuah bukit dengan ketinggian 2900 Mdpl. B29 masih bagian TN Bromo Tengger Semeru, terletak di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Dengan ketinggian 2900 meter di atas permukaan laut puncak B29 lebih tinggi dari gunung Bromo yang mempunyai ketinggian 2.392 Mdpl. Terletak di sisi tenggara gunung Bromo, pemandangan yang indah akan segera dirasakan sesampainya di sana. Kalau anda sudah sampai di puncak, anda bisa merasakan dan melihat panorama alam bagaikan bukit ataupun tebing surga nya Kabupaten Lumajang, karena Kabupaten Lumajang bagaikan “serpihan surga” yang di turunkan ke bumi oleh Tuhan.

Jika anda ingin pergi ke sini, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi karena tak ada angkutan umum ke sana. Dari Kota Lumajang Anda bisa langsung menuju ke Kecamatan Senduro, setelah itu langsung ke Desa Argosari di pekirakan ditempuh dengan jarak 40 km. Pastikan kendaraan yang dipakai dalam kondisi prima, karena sepanjang jalan akan menemui jalan terjal dan agak rusak. Sangat tak disarankan membawa sepeda motor matic karena sangat riskan sekali dengan jalanan yang menanjak. Lebih baik pakai sepeda motor bebek atau sepeda motor yang kuat untuk medan-medan yang terjal.

Di desa Argosari anda bisa menitipkan kendaraan di rumah penduduk yang menyediakan lahan parkir, di sana anda akan disambut senyuman ramah penduduk desa yang sebagian besar merupakan suku Tengger. Dimana Suku Tengger merupakan sub suku jawa. Orang- orang Tengger yang diyakini sebagai  keturunan asli Majapahit ini mayoritas menganut agama Hindu. Kata “Tengger” berasal dari Legenda Roro Anteng dan Joko Seger.

Walaupun menggunakan bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari, suku ini memiliki dialek turunan bahasa Kawi dan mempertahankan kalimat-kalimat kuno yang tidak lagi digunakan dalam bahasa Jawa modern. Mata pencaharian mereka antara lain petani sayur kembang kol, bawang prei, dan kentang.

Di lanjutkan perjalanan anda kira-kira 15 menit menuju puncak. Sesampainya di puncak B29, keindahan dari 2 sisi, yakni Timur VS Barat yang mana bila anda melihat ke arah timur bisa terlihat Kabupaten Lumajang secara keseluruhan, dan juga sekaligus bisa menikmati Mata gunung Bromo dan Batok menjadi bonus pembayar lelah. Anda juga akan disuguhi pemandangan indah berada di atas awan. Tidak salah jika pemerintah Kabupaten Lumajang memberi nama Puncak B-29 negeri di atas awan. Hamparan luas ladang sayuran dengan karakteristik pegunungan seolah bisa dijangkau tangan. Hawa dingin melengkapi pesona ini. Karenanya, jangan tinggalkan jaket Anda di rumah karena suhu di daerah sini lebih dingin dibanding daerah lain. (anam/ kim-olmj)

“ B-29 Bagaikan Bukit dan Tebing Surganya Lumajang “
Gallery Foto bisa lihat disini

UNAS Tingkat SMA/ AMK/ MA di Mulai


Hari ini (14/4) lebih dari 8000 siswa SMA / SMK / MA / dan SMA LB / di Kabupaten Lumajang serentak melaksanakan Ujian Nasional (UN). Siswa akan menghadapi 3 mata pelajaran yang akan diujikan dalam UN, yaitu Bahasa Indonesia, Biologi Dan Geografi. Dan untuk hari pertama Bahasa Indonesia yang menjadi ujian pembuka UN.

Bupati Kukuhkan Bunda PAUD Kab. Lumajang


Bupati Lumajang DR. H. Sjahrazad Masdar. MA, Kamis (10/4) di Pendopo Kabupaten Lumajang, mengukuhkan 277 Bunda PAUD, terdiri dari 1 bunda paud Kabupaten,21 Bunda PAUD Kecamatan,7 bunda PAUD Kelurahan, dan 198 Bunda PAUD Desa. Dalam sambutannya Bupati sangat mengapresiasi keberadaan Bunda PAUD ini sehingga nantinya melalui kegiatan ini dapat menjadi awal langkah dalam upaya mewujudkan Satu Desa Satu PAUD.

Bupati Lumajang, juga mengingatkan akan pentingnya perhatian terhadap perkembangan anak usia dini khususnya usia 0 sampai 6 Tahun yang merupakan usia emas dalam perkembangan anak, sehingga setiap elemen masyarakat termasuk Pemerintah wajib memberikan perhatian tersendiri.

Disisi lain Wakil Bupati Lumajang Drs. H. As’at M.Ag, juga ikut menekankan pentingnya usia emas. Menurutnya masa pertumbuhan usia emas ini bukanlah masalah yang sederhana akan tetapi didalamnya terkandung tanggung jawab yang besar, dan hal tersebut bukan hanya menjadi peranan kaum perempuan saja.

Harus diakui bahwa posisi perempuan atau seorang ibu sangat penting dalam menunjang keberhasilan pertumbuhan usia emas. Generasi mendatang nantinya akan ditentukan oleh masa sekarang ini, maka hal tersebut harus menjadi perhatian baik masyarakat maupun Pemerintah. Tutup Wabup.

Sumber : humas lmj

Lumajang Memilih


Indonesia sedang memasuki Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif pada 9 April 2014. Oleh karenanya, masyarakat Indonesia yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) berhak memberikan hak suara untuk menentukan DPR, DPD dan DPRD di wilayah setempat.

Resmikan Gedung Baru TK. Asyiyah


Pengguntingan pita oleh Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, DR. H. Sjahrazad Masdar, MA dan Drs. As’at. M.Ag menandai diresmikannya gedung baru sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Asyiyah, Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung, Jum’at (4/4) kemarin. Peresmian gedung sekolah ini juga dirangkaikan dengan penandatangan prasasti bangunan Taman Kanak-Kanak (TK) Asyiyah ini.

Dalam kesempatan tersebut, Parman menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya karena pembangunan gedung bisa dilaksanakan dengan lancar. Dikatakannya, pembangunan gedung ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan membangun kualitas masa depan anak-anak menjadi generasi yang berakhlak mulia. Ini juga, kata Parman sesuai dengan harapan pemerintah daerah bahwa dalam menjalankan pembangunan, senantiasa berdasarkan pada nilai-nilai keagamaan.

Ditambahkannya, pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak baik itu masyarakat, swasta maupun pemerintah, oleh karenanya, pembangunan gedung ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para orang tua untuk mempercayakan anak- anak mereka mengenyam pendidikan di sekolah ini. (anam/ kim-olmj)

Pelepasan Burung Hantu (Dinas Pertanian)


Kadin Pertanian Kabupaten Lumajang, Ir. Paiman mengatakan, masih banyaknya keberadaan hama tikus di desa Kedungrejo Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang memang masih menjadi masalah yang sulit untuk ditangani oleh para petani. Bahkan bukan hanya di Desa kedungrejo, melainkan di Desa lain di Kecamatan Rowokangkung yang menjadi sentra pertanianpun mengalami hal serupa, seperti daerah Desa Sidorejo, Rowokangkung dan lainnya. Jum’at (4/4)

Selain karena keberadaan ular sawah sebagai musuh tikus yang nyaris punah, yang menyebabkan petani harus melakukan pemupukan secara kimia yang terus-menerus untuk memberantas hama. Dimana pemupukan secara kimia ini bisa menyebabkan unsur hara pada tanah melemah. Justru untuk sekarang ini pemerintah Kabupaten Lumajang sedang melakukan program pertanian sigarpun bulat, yang mana program ini adalah gerakan pemupukan secara organik.

Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang telah mengupayakan yang terbaik, tetapi dibutuhkan kerjasama dari semua pihak. Demikian akan diupayakan pemberantasan hama tikus dengan sistem alami tanpa menggunakan insektisida yang akan berdampak pada kwalitas tanaman Petani. Tetapi kembali pada efektifitas upaya itu, terkadang hasil yang diinginkan memang belum sesuai dengan keinginan Masyarakat. Walaupun Pemerintah juga telah berusaha membantu warganya.

(anam/ kim-olmj)

LAYANAN E-KTP

 
Sekretariat KIM Sinar Harapan : Jl. Raya Tukum No. 7/ 11 Desa Tukum | Kecamatan Tekung | Kabupaten Lumajang
Copyright © 2013. KIM SINAR HARAPAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger