Facebook  Twitter  Google+ Instagram

SELAMAT DATANG...!!!

SELAMAT DATANG DI WEBBLOG KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT. WEBBLOG INI MERUPAKAN MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI BAGI ANDA UNTUK MENGENAL LEBIH DEKAT KABUPATEN LUMAJANG DARI BERBAGAI ASPEK DIANTARANYA PELAYANAN MASYARAKAT, POTENSI WILAYAH, SARANA-PRASARANA, DAN BEBERAPA INFORMASI LAINNYA YANG BISA ANDA SERAP.. SELAMAT MEMBACA...!!

SLOGAN

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!

INFO PENTING..!!

ll DAFTAR BPJS DIPERMUDAH LEWAT KANTOR KECAMATAN ll KTP YANG HABIS MASA BERLAKUNYA, OTOMATIS DIPERPANJANG JADI SEUMUR HIDUP ll PEMERIKSAAN KANKER SERVIKS (PAP SMEAR) GRATIS BAGI PEMILIK KARTU BPJS ll

SPANDUK

SPANDUK

BERITA UTAMA

Latest Post

BUPATI : SAT POL PP Harus Mampu Mengayomi Dan Melayani Masyarakat


Pendidikan dan Pelatihan Satuan Polisi Pamong Praja (SAT POL PP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang ditutup dengan tradisi pembaretan pada anggota satuan polisi pamong praja, Kamis kemarin (28/5/2015) malam. Acara yang ditutup Bupati Lumajang, As’at Malik berlangsung di Lapangan Desa Banjarwaru Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 40 Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang.

Kasat Pol PP Kabupaten Lumajang, Totok Suharto mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk aparat yang mempunyai sikap, mental dan jiwa korps yang tinggi serta mempererat kekompakan sehingga memudahkan mereka dalam menjalankan tugas terutama dalam tugas penegakan perda serta menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Sedangkan Bupati As’at menyampaikan bahwa anggota Satpol PP setelah mengikuti pembaretan ini dapat dan mampu mengayomi dan melayani masyarakat,disamping itu mempunyai disiplin yang tinggi dan tentunya loyal terhadap pimpinan. Ditegaskan bahwa semua personil Satpol PP di Kabupaten Lumajang harus lebih sigap lagi dalam bekerja dan bertindak harus profesional sesuai aturan yang ada dengan mengedepankan tindakan prefentif dan persuasif daripada tindakan represif.


Peran keterlibatan Sat Pol PP dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di masa mendatang akan semakin meningkat, hal ini sebagai konsekwensi pelaksanaan otonomi daerah secara luas dan bertanggungjawab, peranan tersebut terutama dalam rangka pembinaan ketentraman dan pengawasan atas pelaksanaan berbagai kebijakan daerah, baik yang telah dituangkan dalam peraturan daerah maupun keputusan kepala daerah. Dan untuk dapat melaksanakan ini secara optimal, maka para anggota Pol PP diharapkan memiliki kemampuan dan profesionalisme yang memadai sehingga Pol PP dalam menegakkan hukum dituntut memiliki ketegasan namun tetap mengedepankan cara-cara persuasif dan membina secara bijaksana serta melakukan pendekatan secara humanism terhadap masyarakat. (Humas-lmj/ An-m)

Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang 

Pentingnya Pengendalian Peredaran Miras di Kab. Lumajang


Mengingat pentingnya pengendalian peredaran minuman beralkohol demi menjaga ketertiban umum, khususnya perlindungan terhadap masyarakat. Apalagi fakta empirik yang ada menunjukkan bahwa pada akhir 2014 hingga Mei 2015, terjadi beberapa peristiwa menonjol mengenai penyalahgunaan minuman beralkohol. Dampaknya, banyak masyarakat yang telah menjadi korban meninggal dunia karna hal itu. Maka, Pemerintah Propinsi Jawa Timur mengambil inisiatif dengan menggagas dibuatnya Peraturan Daerah (Perda) Propinsi Jawa Timur Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman  Beralkohol, kemudian didukung dengan Permendag RI No 6 Tahun 2015 tentang Pengedalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol yang harus cepat disosialisasikan kepada masyarakat luas.

Pemerintah Kabupaten Lumajang sedang menggiatkan sosialisasi Permendag RI No 6 Tahun 2015 tentang Pengedalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol kepada masyarakat, Dimana kegiatan sosialisasi ini digelar di Ruang Nararya Kirana Kantor Bupati Lumajang, Selasa kemarin (26/05/2015). Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 75 peserta yang berasal dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Lumajang.

“Dengan semakin giatnya sosialisasi tersebut masyarakat akan mengetahui dan memahami tentang dampak masalah yang disebabkan oleh minum beralkohol apabila dikonsumsi. Adapun beberapa dampak negatif yang akan dialami oleh pengonsumsi minuman beralkohol diantaranya masalah kesehatan, masalah kehidupan sosial dan bahkan gangguan jiwa yang bisa merugikan diri sendiri”, Ujar Plt. Sekda Kab. Lumajang, Ir. Imam Suryadi, M.Si.

Ia juga menambahkan, peran kita bersama dapat mendukung upaya dari kepolisian dalam melakukan sosialisasi, mengingat tindak kriminalitas yang terjadi akibat minum minuman keras pada suatu daerah cukup tinggi. "Perkelahian antar kelompok masyarakat, penganiayaan, pembunuhan, kekerasaan dalam rumah tangga dan kecelakaan lalu lintas diawali dari minum minuman tersebut,"

Adapun sektor pemerintahan yang terlibat dalam pengendalian dan pengawasan peredaran minuman beralkohol ini diantaranya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pasar, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja. Akan tetapi dalam hal ini pemerintah juga mengharapkan masyarakat juga ikut membantu, karena masyarakat juga mempunyai peran penting dalam pengendalian dan pengawasan peredaran minuman beralkohol di masing-masing daerahnya. (humas-lmj/ An-m)


Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang

BUPATI : Dukung Program Kecukupan Pangan Asal Hewani Di Lumajang


Untuk menjadikan Kabupaten Lumajang yang berkualitas maka haruslah diawali dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas pula, sebab pada hakekatnya sebuah daerah merupakan perwujudan dari masyarakat yang ada di dalamnya. Daerah yang maju menunjukkan masyarakat pada suatu daerah tersebut memiliki kualitas hidup yang baik, begitupun berlaku sebaliknya ketika daerah tersebut berada pada keterpurukan merupakan indikasi dari masyarakat yang hidup diluar kesejahteraan.

Berkaitan dengan hal tersebut begitu banyak program pemerintah Kabupaten Lumajang yang memiliki tujuan untuk menyejahterakan rakyat, salah satunya untuk meningkatkan kecukupan gizi masyarakat Kabupaten Lumajang dengan penyediaan pangan yang berkualitas. Pangan berkualitas yang dimaksud diantarannya adalah daging, yang merupakan salah satu bahan makanan asal ternak yang kaya akan protein, zat besi dan beberapa vitamin penting terutama vitamin B. Mengonsumsi daging maupun susu yang cukup, dapat membantu untuk mencukupi kebutuhan gizi masyarakat itu sendiri.

Dalam pelaksanaannya, penyediaan pangan yang berkualitas tidaklah semudah yang dibayangkan, masalah bermunculan ketika masyarakat mulai sadar akan pentingnya pangan berkualitas namun tidak dibarengi dengan kesiapan dalam penyediaannya.

Padi dan palawija, produk pisang dan buah kelapa mayoritas tersedia di masing-masing wilayah di Kabupaten  Lumajang, Dimana rumput-rumput dan bagian-bagian dari batang, daun maupun buah bisa diolah menjadi makanan ternak secara organik oleh masyarakat.

Dalam acara Kontes Ternak yang digelar oleh Dinas Peternakan Kabupaten Lumajang di Lapangan GOR Wira Bhakti Lumajang, Senin (25/05/2015). Masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Ternak dari 21 Kecamatan berkumpul untuk menyemarakan kontes ternak di Kabupaten Lumajang tahun 2015 ini. Adapun kelompok ternak dengan jenis yang berbeda menjadi peserta dan ikut memeriahkan dalam kontes ternak tahun ini diantara, Kelompok Ternak Kambing Etawa Senduro, Sapi Keraman Awal dan Akhir, Kelompok Pecinta Kelinci (KPK), dan Pecinta Kucing.

Bukan hanya hewan ternak yang di tampilkan dalam acara ini, bahkan hasil produk yang dihasilkan oleh hewan ternak yang sudah diolah dan bisa langsung dikonsumsi oleh masyarakat yakni Susu dan Keju Kambing Etawa Senduro pun ramai diserbu oleh masyarakat.

Bupati Lumajang Drs. As’at M.Ag sangat memberikan perhatian terhadap geliat peternak Kambing Etsen dan peternak hewan lainnya yang bisa mencukupi kebutuhan pangan asal hewani di Kabupaten Lumajang. Di Kabupaten Lumajang, setiap tahun selain menggelar kontes Ternak, Ia juga meminta Kepala Dinas Peternakan Drh. Gatot Subijantoro untuk melakukan pendampingan dan menggiatkan kelompok ternak binaannya. Harapannya, ekonomi masyarakat petani ternak yang ada di Kabupaten Lumajang semakin meningkat.


Bupati As’at juga menginginkan agar ada inovasi-inovasi terhadap hasil produk yang dihasilkan dari hewan ternak. Tujuannya agar dapat mencukupi kebutuhan pangan asal hewani untuk masyarakat sendiri, bahkan untuk memungkinkan bisa mencukupi daerah disekitar Kabupaten Lumajang. Dengan dilakukannya inovasi pengembangan produk maka harapannya akan membuka pasar yang dapat menjadi peluang yang besar bagi peternak dan akan menambah kesejahteraan masyarakat Lumajang. (humas-lmj/ An-m)

Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang

Bupati Terima Penghargaan Atas Dukungan Terhadap Pengembangan Perpustakaan


Bupati Lumajang, Drs. As’at M.Ag menerima Penghargaan Atas Dukungan Terhadap Pengembangan Perpustakaan Menjadi Pusat Belajar dan Kegiatan Masyarakat Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi tahun 2015 dari Direktur Corporate Affair PT. Coca-Cola Indonesia, yang diserahkan oleh Ketua Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) Titie Sadarini, pada malam penutupan kegiatan Peer Learning Meeting (PLM) 2015 di Taman Begawan, Bali, Kamis kemarin (22/05/2015).

Penghargaan itu diberikan  kepada 19 Bupati/ Walikota se-Indonesia penerima penghargaan atas kepedulian dan peran aktif Pemerintah Daerah dalam mendorong serta mengembangkan perpustakaan dan budaya membaca di tengah masyarakat. Dimana pada malam penganugerahan penghargaan itu Kabupaten Lumajang juga merupakan salah satu penerima penghargaan, dan diterima langsung Oleh Bupati Lumajang, Drs. As’at M.Ag.

Bupati As’at sangat bangga terhadap masyarakat Kabupaten Lumajang, karena minat bacanya sungguh luar biasa. Dengan membaca banyak manfaat yang bisa diperoleh, masyarakat bisa mendapatkan inspirasi serta memungkinkan masyarakat untuk terus belajar dan mengembangkan dirinya dalam mengimplementasikan dan pelatihan sehingga bisa menciptakan peluang ekonomi, pendidikan dan sosial yang lebih baik.

Bupati Lumajang dan Bupati Pamekasan merupakan kepala daerah kabupaten/kota di Propinsi Jawa Timur yang menerima penghargaan kategori peran pemerintah daerah dalam pengembangan perpustakaan.

Di antaranya kepedulian Bupati terhadap pengembangan perpustakaan daerah, motivasi yang diberikan terhadap para petugas perpustakaan, sampai pada petugas perpustakaan desa/kelurahan yang telah aktif dan berkontribusi dalam mengembangkan dan memajukan minat baca di tengah masyarakat desa, serta tersedianya mobil perpustakaan keliling di setiap kecamatan.

Pertimbangan lain yang kemungkinan besar menjadi kriteria adalah peran aktif tokoh masyarakat dalam membudayakan gemar membaca di tengah masyarakat. (Humas-lmj/ An-m)

Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang

BUPATI : Gemar Membaca Bisa Ciptakan Peluang Ekomoni Masyarakat


Kegiatan Peer Learning Meeting (PLM) 2015, pada hari ke-4 yang dihadiri kurang lebih 50 peserta dari Pemerintah sebagai pemangku kebijakan digelar di Lantai 5, Aula pertemuan Hotel Ungasan Bali, Kamis (21/05/2015). Kegiatan ini dihadiri oleh Kemendagri, Kemendes, Menkominfo, Kantor Perpustakaan Nasional RI, Telkom Pusat, Badan Perpustakaan dan Kearsipan Propinsi, 19 Bupati/ Walikota penerima penghargaan  dan Kakan. Perpustakaan dan Arsip Daerah yang sudah menjadi mitra Coca-Cola Foundation Indonesia.

Adapun Kegiatan yang difasilitasi oleh Fasiliator Perpuseru tersebut sebagai ajang pertemuan untuk pemerintahan dari masing-masing daerah. Agenda utama Kegiatannya membahas dan mendiskusikan pencapaian keberhasilan yang meliputi: Pelibatan Masyarakat, Peningkatan Layanan Komputer dan Internet, dan Advokasi.

Selain itu pihak pemerintah juga mengemukakan tantangan dan permasalahan dalam mengelola perpustakaan, dimaksudkan untuk mencari solusi dan alternatif penyelesaian masalah melalui diskusi dan berbagi pengalaman perpustakaan desa pada wilayahnya masing-masing.

Bupati Lumajang, Drs. As’at M.Ag dalam kegiatan Stakeholder Meeting, memaparkan secara umum keberhasilan yang telah dicapai oleh perpustakaan Tunas Bangsa Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang yang telah meraih juara 1 tingkat nasional lomba perpusdes. Dimana Perpustakaan Tunas Bangsa dan Perpusdes lainnya yang ada di Kabupaten Lumajang sudah merefleksikan ketiga strategi pengembangan perpustakaan.

Perpusdes ini telah mengadakan kegiatan pelibatan masyarakat dengan agenda kegiatan berupa implementasi dan pelatihan hasil membaca serta layanan baca. Mulai dari keberhasilan implementasi masyarakat untuk ternak Ayam Joper (Jowo Super), memanfaatkan salah satu hama di Kabupaten Lumajang, yakni keong mas bisa diolah menjadi Nugget Keong Mas, serta pengolahan bonggol pisang menjadi tepung bonggol pisang yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar kue.


Gemar membaca perlu dimasyarakatkan kembali sebagaimana yang pernah populer di masa sebelumnya. Dengan membaca banyak manfaat yang bisa diperoleh, selain memberikan tempat yang nyaman, perpustakaan dapat memberikan inspirasi serta memungkinkan masyarakat untuk terus belajar dan mengembangkan dirinya sehingga peluang ekonomi, pendidikan dan sosial yang lebih baik dapat didapakan, yakni dengan memperluas akses informasi teknologi melalui sarana perpustakaan. (humas-lmj/ An-m)

Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang

Upaya Pengembangan Perpustakaan Berbasis TIK Yang Berkelanjutan


PerpuSeru merupakan Program Kerjasama antara Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Program ini diselenggarakan guna membantu mengembangkan perpustakaan umum menjadi pusat belajar masyarakat, termasuk diantaranya pemberdayaan perempuan, remaja, dan wirausaha.

Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia berkeinginan untuk bisa terus menggenjot agar perpustakaan yang ada diseluruh Indonesia mampu menjadi Pusat Kegiatan Masyarakat. Dengan pemerintah sebagai pemangkuh kebijakan diharapkan juga terus mengupayakan dengan berbagai cara untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat dengan gemar membaca buku, karena buku merupakan jendela dunia.

Dalam kegiatan Peer Learning Meeting (PLM) tahun 2015 yang digelar di Hotel Ungasan Bali selama 4 (empat) hari (18-22 Mei) yang dihadiri peserta dari Perpusdes kurang lebih 350 peserta, dimana PLM ini sebagai upaya dari Coca-cola Foundation Indonesia (CCFI) dan Perpustakaan Nasional RI untuk memfasilitasi proses saling belajar tentang keberhasilan, juga berbagi pengalaman antar perpustakaan desa dan memotivasi membangun kepercayaan diri dengan tujuan tidak patah semangat mengembangkan perpusdesa menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Dengan kegiatan Peer Learning Meeting (PLM) tahun 2015 yang bertajuk “Membangun Komitmen Bersama Untuk Pengembangan Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Yang Berkelanjutan”, Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) bekerja sama dengan Bill And Melinda Gates Foundation (BMGF) membuat program yang bertujuan untuk menjadikan  perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat berbasis tekhnologi informasi.

Adapun sampai sekarang ini mitra yang dapat diseleksi CCFI bersama Perpustakaan Nasional, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Komunikasi dan Informatika 1 perpustakaan umum tingkat propinsi, 28  perpustakaan umum tingkat kabupaten/kota, 3 perpustakaan umum desa dan 2 taman bacaan masyarakat (TBM) berasal dari 16 provinsi yaitu Banten, Bengkulu, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.

“Perpustakaan desa merupakan sarana terdekat masyarakat untuk menjadikannya sebagai pusat kegiatan pelibatan masyarakat. dimana hal tersebut dapat mencapai sebuah keberlanjutan, tujuannya tidak lain untuk meningkatkan kualitas taraf hidup masyarakat.” kata Imam selaku Fasilitator Perpuseru dari Cocacola Foundation.

Kegiatan PLM tersebut adalah sarana untuk berbagi atau sharing mengenai dampak yang muncul di masyarakat setelah diadakan berbagai kegiatan pelibatan masyarakat, sharing hambatan dan solusi yang dialami perpusdesa, beserta ketercapaian masing-masing perpusdesa.

Dari kegiatan ini, masing-masing perpustakaan saling berbagi pengalaman keberhasilan maupun hambatan yang dapat menginspirasi perpustakaan lain, dan ketika ada tantangan dapat dipecahkan secara bersama-sama.


“Hal ini merupakan kesempatan yang luar biasa untuk para perpusdesa, sehingga dapat terus menggerakkan masyarakat untuk berkembang, melakukan kegiatan yang bernilai positif, dengan memanfaatkan fasilitas perpustakaan. Hal-hal itu tidak lain untuk masyarakat sendiri, meningkatkan kualitas hidup mereka.” Pungkas Tutik Andriyani. (humas/ An-m)

Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang

BUPATI : Sadarkan Generasi Muda Untuk Peduli Lingkungan


Program Adiwiyata adalah salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Dalam pelaksanaannya Kementerian Lingkungan Hidup bekerjasama dengan para stakeholders, menggulirkan Program Adiwiyata ini dengan harapan dapat mengajak warga sekolah melaksanakan proses belajar mengajar materi lingkungan hidup dan turut berpartisipasi melestarikan serta menjaga lingkungan hidup di sekolah dan sekitarnya.

Sekolah diminta terlibat dalam kegiatan menjaga lingkungan sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif. Permintaan itu disampaikan Ir. Nurul Huda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Selasa kemarin (12/05/2014) pada saat acara ceremonial pembukaan Sosialisasi Program Adiwiyata Kabupaten Lumajang Tahun 2015 di Aula SMP Negeri 1 Pasirian. Sosialisasi ini diikuti sekitar 100 peserta terdiri dari guru-guru dan kepala sekolah.

Kadin. Lingkungan Hidup, Ir. Nurul juga mengatakan adiwiyata merupakan salah satu program untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Bupati Lumajang, Drs. As’at M.Ag mengatakan, menyambut baik sosialisasi ini, sebab program adiwiyata dinilai sangat penting, bagi siswa-siswi, kepala sekolah atau pendamping, supaya ke depan lebih peduli terhadap lingkungan, mengingat program ini dapat mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman dan asri.

Dengan memberi pendidikan positif bagi siswa-siswi sebagai generasi muda melalui pengenalan lingkungan, memberi pemahaman serta penyadaran dalam mengelola lingkungan. Sehingga ke depan siswa-siswi mampu bersikap dan berperilaku peduli terhadap lingkungan diketahui sebagai penyuplai oksigen.

Tidak hanya itu, Bupati As’at juga mengaku bangga terhadap SMP Negeri 2 Tempeh yang berhasil mendapat penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten, Provinsi pada 2014 lalu yang menerima secara langsung dari Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwo di Pantai Kenjeran, Surabaya.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung selama satu hari, selain itu panitia juga menggelar pameran produk hasil penerapan dari program adiwiyata bagi para siswa-siswi sekolah SD, SMP, SMA/ SMK/ MAN se-Kabupaten Lumajang. Tujuan program ini mewujudkan warga sekolah yang bertanggungjawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik. (Humas/ An-m)

Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang

BUPATI : Jadikan HAN Sebagai Momentum Mencerdaskan Anak Bangsa


Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pendidikan menggelar serangkaian acara untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2015, Sabtu (9/5/2015). Puncak acara peringatan HAN difokuskan di Alun-Alun Kabupaten Lumajang dengan menampilkan tarian ala prajurit TNI dengan memainkan drum band dan para peserta lomba 3M (Mewarna, Menggunting, dan Menempel) diikuti ribuan siswa TK/ RA/ BA se-Kabupaten Lumajang. Peringatan HAN dibuka langsung oleh Bupati Lumajang, Drs. As’at M.Ag dan Ketua TP PKK Kab. Lumajang, Hj. Tutuk As’at yang ditandai dengan pelepasan balon di udara.

Bupati Lumajang, Drs. As’at M.Ag mengatakan, anak merupakan asset bangsa, karena itu hak anak harus dilindungi sehingga tidak terjadi diskriminasi. Melalui momentum Peringatan Hari Anak Nasional, diharapkan khususnya orang tua siswa dapat melindungi serta mengawasi anaknya dari ancaman kekerasan. Tentunya kita akan bekerjasama dengan pihak terkait, dengan perlindungan anak serta kepolisian juga, untuk selalu koordinasi melindungi anak-anak kita.

“Ada ribuan bahkan jutaan anak bangsa kurang beruntung yang mengakibatkan mereka tidak dapat memperingati Hari Anak Nasional. Karena itu sebagai warga bangsa Indonesia khususnya orang tua, wajib memperhatikan anak dengan memberikan pembinaan serta pengawasan terhadap anak”, pungkasnya.

“Anak itu amanah dari Allah ya, jadi harus kita bina. Jadi kewajiban kita sebagai orang tua apalagi guru-guru untuk membina anak-anak agar menjadi anak yang baik. Kita nggak boleh membiarkan anak-anak berkembang tanpa pengawasan. Tentunya saya berharap ini menjadi kebaikan bagi warga Kabupaten Lumajang”, tambah Bupati As’at.

Harapan kedepan hak-haknya sebagai anak harus dilindungi, dan tidak ada diskriminasi. Dengan adanya HAN ini kita tidak bisa memaksa anak, kita hanya bisa mengarahkan dan memberikan kebebasan kepada mereka untuk menyalurkan bakatnya masing-masing. (Humas/ An-m)

Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Lumajang

LAYANAN E-KTP

KAMPANYE IMUNISASI MR

JADWAL HUT RI KE-72

 
Sekretariat KIM Sinar Harapan : Jl. Raya Tukum No. 7/ 11 Desa Tukum | Kecamatan Tekung | Kabupaten Lumajang
Copyright © 2013. KIM SINAR HARAPAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger