Home » » Pisang Agung dan Kenitu, buah khas Lumajang

Pisang Agung dan Kenitu, buah khas Lumajang


Jika ke Lumajang, ingatlah untuk membeli oleh-oleh berupa pisang. Namun, pisang yang dimaksud itu bukan sembarang pisang lho! Melainkan, Pisang Agung yang bentuk dan ukurannya memang seperti tanduk yang bentuknya sangat panjang. Ukurannya bisa mencapai 2 atau 3 kali lebih panjang jika dibandingkan ukuran pisang biasa. Pisang-pisang tanduk yang digantung untuk ditawarkan ke pembeli Satu dari sekian tempat sasaran untuk berburu pisang khas Lumajang ini adalah di Pasar Buah Pisang di Senduro.
Di sana, Anda bisa menemukan deretan lengkung- lengkung pisang berwarna kuning berukuran selengan yang tergantung berikut tandannya dan terlihat begitu menggoda. Selain pisang agung, sebetulnya Anda pun bisa menemukan beberapa buah lainnya. Misalnya pisang susu, nangka, alpukat, petai, dan makecu atau kenitu.
Untuk alpukat dan makecu, buah-buah ini diletakkan di dalam wadah dengan jumlah yang sudah disesuaikan berdasarkan timbangan. Sementara itu untuk makecu, selain diletakkan berdasarkan timbangan, buah ini juga diletakkan dalam wadah yang disesuaikan dengan kategori ukuran, besar dan kecil. Untuk urusan harga, kisaran pisang tanduk sendiri adalah sekitar 20 hingga 30 ribu rupiah satu tandannya. Satu tandan sendiri bisa terdiri dari satu sampai dua atau tiga sisir pisang.
Namun, harga itu biasanya sudah berdasarkan lobi alot antara pembeli dengan penjual. Pengalaman saya beserta keluarga sewaktu mengunjungi pasar ini adalah pengalaman mendapati harga pisang yang ditawarkan sebesar 50 sampai 65 ribu rupiah. Kontan sewaktu mendengar itu, kagetlah om dan bulek saya. Karena seingat mereka tak lama sebelumnya, om saya sempat pulang membawa pisang itu dan hanya berharga 10 sampai 15 ribu satu tandannya. 
 
Sementara itu untuk harga makecu, satu wadah yang terdiri dari ukuran besar makecu agar dihargai 10 ribu rupiah. Sedangkan untuk satu wadah yang terdiri dari makecu kecil, harganya sekitar lima ribu sampai tujuh ribu rupiah. Makecu / Kenitu Apakah Anda merasa asing dengan buah makecu atau kenitu. Buah yang sifatnya musiman itu berwujud luar seperti apel hijau atau markisa yang masih hijau.
Sedangkan wujud daging dan bijinya mirip dengan sawo. Bedanya, buah ini memiliki warna yang putih. Buah makecu atau kenitu Buah yang dislogani sebagai apel susu oleh para penjual di sana ini memiliki rasa yang sangat manis! Ibaratnya, jika buah sawo rasa manisnya seperti makanan yang ditambahi gula aren, makecu ini ibaratnya makanan yang diberi gula pasir.
Selain rasa manis, buah yang terkadang disertai dengan air yang juga terasa legit ini juga memiliki sensasi lengket jika kita usai memakannya. Penyebabnya tak lain adalah adanya getah yang juga cukup terkandung di dalam buah ini. Apalagi di dekat bagian kulitnya. Namun jangan khawatir. Setelah memakannya, Anda cukup berkumur atau mengusap mulut Anda dengan air untuk menghilangkan kesan lengket dari getahnya.

Penulis : Saiful
Editor  : Muhammad Khoirul Anam

Share this article :

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar. Terima Kasih..


LAYANAN E-KTP

KAMPANYE IMUNISASI MR

JADI PAHLAWAN ANTI HOAX

 
Sekretariat KIM Sinar Harapan : Jl. Raya Tukum No. 7/ 11 Desa Tukum | Kecamatan Tekung | Kabupaten Lumajang
Copyright © 2013. KIM SINAR HARAPAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger