Facebook  Twitter  Google+ Instagram

SELAMAT DATANG...!!!

SELAMAT DATANG DI WEBBLOG KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT. WEBBLOG INI MERUPAKAN MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI BAGI ANDA UNTUK MENGENAL LEBIH DEKAT KABUPATEN LUMAJANG DARI BERBAGAI ASPEK DIANTARANYA PELAYANAN MASYARAKAT, POTENSI WILAYAH, SARANA-PRASARANA, DAN BEBERAPA INFORMASI LAINNYA YANG BISA ANDA SERAP.. SELAMAT MEMBACA...!!

SLOGAN

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!

INFO PENTING..!!

ll DAFTAR BPJS DIPERMUDAH LEWAT KANTOR KECAMATAN ll KTP YANG HABIS MASA BERLAKUNYA, OTOMATIS DIPERPANJANG JADI SEUMUR HIDUP ll PEMERIKSAAN KANKER SERVIKS (PAP SMEAR) GRATIS BAGI PEMILIK KARTU BPJS ll

SPANDUK

SPANDUK

BERITA UTAMA

Latest Post

Usai KKN, Mahasiswa IKIP PGRI Jember Gelar Bhaksos


Sabtu, (22/4/2017) Mahasiswa KKN IKIP PGRI Jember berbagi Sembako kepada 20 warga prasejahtera yang bertempat di Balai Desa Klampokarum dalam acara pelepasan KKN sebagai tanda berakhirnya kegiatan praktek KKN di Desa Klampokarum.

Mahasiswa IKIP PGRI PGRI Jember berada di Desa Klampokarum untuk melaksanakan kegiatan KKN dimulai sejak bulan Maret sampai April 2017.

Mereka mempraktekkan ilmu yang di dapatkan didalam kelas untuk langsung dipraktekkan di masyarakat, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga pengalaman. Ilmu tanpa praktek hanyalah sebuah impian.

Dalam kegiatan KKN kali ini, banyak sekali program yang sudah dilaksanakan oleh mereka, diantaranya praktek ketrampilan membuat bunga yang diajarkan kepada masyarakat, membantu mengajar kepada para anak didik PAUD dan TK, Kerja Bhakti sekaligus berkenalan dengan warga, berbagi sembako kepada warga sekitar dan masih banyak lagi yang lainnya.


Kesan baik yang didapatkan masyarakat kepada mahasiswi KKN tersebut membuat masyarakat meneteskan air mata ketika berakhirnya masa KKN. “Selamat Jalan Kakak. Semoga ilmumu bermanfaat” (KIM SH/ MM)

Tingkatkan Kinerja, 3 Pilar Gelar Konferensi Dinas




Rabu, (19/4/2017) Pemerintah Kecamatan Tekung melaksanakan Konferensi Dinas tingkat Kecamatan yang dihadiri oleh semua instansi pemerintah se-kecamatan tekung yang bertempat di Balai Desa Klampokarum.

Dalam kegiatan kali ini, hal rutin yang dilakukan oleh Dinuk Iswahyuningsih selaku Camat Tekung adalah mengevaluasi hasil kerja dari para staf Desa se kecamatan Tekung. Apabila ada hal yang dirasa kurang, maka akan dibimbing supaya dapat melaksankan pekerjaan secara maksimal.

Sedangkan untuk Instansi yang menjadi mitra dari Pemerintah Kecamatan Tekung seperti KUA, Koramil, Polsek, para UPT, mereka dipersilakan untuk memberikan informasi terbarunya.

Dan yang paling spesial pada pertemuan kali ini adalah informasi dari Polsek Tekung bahwa sangat diperlukan perhatian orang tua terhadap anak dikarenakan MILO (Minuman Oplosan) sudah semakin merebak dimasyarakat karena bahan yang didapatnya sangat mudah dan legal. Kasihan generasi muda apabila sudah terjerumus kedalam Narkoba.


Dinuk Iswayuningsih berharap kegiatan konferensi dinas tersebut akan bisa lestari sehingga menambah keakraban masing-masing personil. (KIM/SH)

Kartu KIS Beda Identitas dengan KTP, Bisa Dirubah Dengan Cepat Dan Permanen


[KIM Sinar Harapan] Kartu Indonesia Sehat ( KIS ) subsidi pemerintah yang merupakan perubahan nama dari Jamkesmas di masa lalu, merupakan kartu berobat yang dikhusukan bagi masyarakat yang tidak mampu. Kegunaan dari KIS itu sendiri adalah agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama dengan masyarakat yang berobat secara mandiri.

Namun, karena pencetakan fisik KIS tersebut dilakukan secara massal di Jakarta, maka sering terjadi kesalahan identitas di dalamnya, baik nama, tempat tanggal lahir maupun alamat.

Karena perbedaan identitas tersebut, maka setiap pemilik kartu KIS yang mau berobat harus melampirkan surat keterangan beda nama dari kelurahan / desa setempat dan ditandatangani camat yang akibatnya akan membuat pengurusan administrasi menjadi lama.

Tapi, kini pemilik kartu KIS tersebut bisa bernafas lega. Karena kini, perbedaan identitas di Kartu KIS tersebut bisa dirubah secara cepat dan permanen di kantor BPJS setempat.

“Cukup dengan membawa foto kopi KK, KTP, kartu KIS dan Surat keterangan beda identitas yang dikeluarkan oleh desa / kelurahan yang ditandatangani oleh Camat. Maka kartu KIS yang salah cetak identitas, bisa segera dirubah” tutur Riski selaku Cutomer Servis di kantor BPJS Lumajang.

“Dan satu lagi, pengurusan kartu KIS yang beda identitas tersebut, harus dilakukan oleh warga yang bersangkutan.” lanjut Riski


Dengan tepatnya identitas pada kartu KIS tersebut, maka diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang malas untuk berobat ketika sakit sehingga bisa segera mendapatkan pertolongan dan pengobatan yang tepat dan akurat.(KIM SH/ MM)

Asuransi Pertanian, Gagal Panen Diganti Rp 6 Juta per Hektare


Harapan seorang petani ketika bercocok tanam adalah mendapatkan hasil panen yang bagus dan harga yang jual yang tinggi. Sehingga kebutuhan rumah tangga petani tersebut menjadi terpenuhi selama satu kali musim tanam.

Namun, untung tak dapat diraih dan malang tak dapat ditolak, karena  terkadang apa yang diharapkan oleh petani, menjadi kandas ditengah jalan. Tanamannya menjadi hancur lebur karena musibah. Hama yang mewabah atau bencana alam yang melanda seperti kekeringan, banjir bandang adalah salah satu yang menjadi penyebabnya.

Kepala UPT. Pertanian Kecamatan Tekung, Mashudi menjelaskan bahwa saat ini pemerintah memberikan sebuah program asuransi bagi para petani yang gagal panen atau rusak 70% yang disebabkan oleh Hama maupun bencana kekeringan dan banjir. Hal ini disampaikan pada kegiatan apel pagi, Senin (3/4/2017) yang bertempat di halaman Kantor Kecamatan Tekung.

Asuransi tersebut dikelola oleh PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara. “Bagi petani yang ingin mengikuti asuransi tersebut, cukup membayar premi sebesar Rp 36.000,- / hektar setiap musim tanam.” ujar Mashudi.

Lebih lanjut, Mashudi mengatakan bahwa angka tersebut sangat murah sekali bagi para petani yang sudah mengetahui bahwa biaya pertanian sekarang sangat mahal. “Bagi petani yang ikut Asuransi tersebut dan mengalami gagal panen, berhak mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 6 juta per hektar.” pungkasnya.


Dengan program ini, diharapkan petani tidak lagi menjadi putus asa untuk bekerja dibidang pertanian. Dan tetap berusaha merawat tanamannya secara maksimal sehingga mendapatkan hasil yang gemilang. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat berkoordinasi dengan kelompok tani pada masing-masing wilayah atau Kantor UPT. Pertanian Kecamatan Tekung. (Kim-SH/ Mauludi)

Foto by : http://nasional.inilah.com/read/detail/2267390/petani-pamekasan-terancam-gagal-panen

Ciptakan Kondusifitas, 3 Pilar Tekung Gelar Patroli Gabungan


Memberikan rasa keamanan dan ketenteraman masyarakat di wilayah Kecamatan Tekung, Koramil 0821/ 15 Tekung bersama anggota Sabhara Polsek Tekung bersama Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa beserta jajarannya yang tergabung dalam 3 pilar melakukan patroli bersama dan menggiatkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskampling), di wilayah setempat.

Patroli bersama tersebut dilaksanakan juga untuk menurunkan dan mencegah angka kriminalitas di wilayah Kecamatan Tekung. “Kegiatan patroli ini akan dilaksanakan secara rutin dan bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan dan akan digilir pada 8 desa di wilayah Kecamatan Lumajang,” kata Danramil 0821/ 15 Tekung saat lakukan patroli gabungan di Desa Klampokarum, Kamis kemarin (30/3/2017).

Selain itu juga dalam rangka menjalin sinergitas dua institusi untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tekung. Dengan adanya sinergitas ini, maka bisa sama-sama menjaga keamanan di wilayah Tekung.

“Kegiatan patroli tersebut sengaja dilaksanakan bersama dengan TNI dan Pemerintah setempat, karena bagaimanapun keamanan dan kondusifitas wilayah Tekung merupakan tanggungjawab bersama, khususnya bagi aparat keamanan,” ujar Kapolsek Tekung.

Kapolsek Tekung juga menambahkan bahwa semua warga desa tidak boleh terpancing dengan adanya isu penculikan anak, karena saat ini isu tersebut telah beredar dan mulai membuat masyarakat resah. Akan tetapi, untuk menanggapi hal itu hanyalah sebuah informasi tidak benar (HOAX), Kapolres Lumajang, AKBP. Raydian Kokrosono, S.I.K menegaskan bahwa isu tersebut dikeluarkan oleh para pengguna media sosial yang tidak bertanggung jawab dan bertujuan untuk membuat resah masyarakat.

Namun sikap hati-hati juga diperlukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, misalnya dengan segera menjemput anaknya yang sudah pulang sekolah. Setelah mendapatkan penjelasan dari Kapolsek tersebut, kini masyarakat menjadi tahu bahwa berita tersebut adalah bohong (HOAX) semata.

Kapolsek Tekung juga mengimbau masyarakat mendukung kegiatan ini, karena tanpa partisipasi masyarakat pada umumnya tidak mungkin ketentraman akan tercapai khususnya di wilayah Tekung dan sekitarnya. (Kim-SH/ Mauludi)

LAYANAN E-KTP

KAMPANYE IMUNISASI MR

JADWAL HUT RI KE-72

 
Sekretariat KIM Sinar Harapan : Jl. Raya Tukum No. 7/ 11 Desa Tukum | Kecamatan Tekung | Kabupaten Lumajang
Copyright © 2013. KIM SINAR HARAPAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger